Video Pilihan

Sehari Penuh Makan di Luar, Mengulang Kenangan Saat Kami Baru Menikah

8 Agustus 2026   05:34 Diperbarui: 8 Agustus 2026   05:34 58 6 5


Ada kalanya, kebahagiaan itu tidak perlu direncanakan jauh-jauh. Tidak perlu menunggu ulang tahun, hari jadi pernikahan, atau momen spesial lainnya. Cukup bangun pagi, saling berpandangan, lalu sepakat berkata, "Hari ini kita nggak masak ya... makan di luar saja."

Begitulah rencana kami hari ini.

Sejak pagi, dapur di rumah benar-benar libur. Tidak ada suara wajan, tidak ada aroma bawang yang ditumis, bahkan rice cooker pun seperti ikut menikmati hari santainya.

Pagi tadi kami sudah lebih dulu menikmati semangkuk Laksa legendaris yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Hanya sekitar 2,5 kilometer, atau sekitar lima sampai tujuh menit naik motor legend kami. Sarapan yang sederhana, tetapi selalu berhasil membuat perut dan hati sama-sama bahagia.

Karena sejak awal memang sudah berniat seharian menikmati kuliner di luar, maka setelah pulang ke rumah dan beristirahat sejenak, menjelang siang kami kembali bersiap.

"koleksi: Misbah Moerad"

Tujuan berikutnya adalah Saung Eling.

Lokasinya juga tidak terlalu jauh, sekitar tujuh kilometer dari rumah kami, tepatnya ke arah belakang kompleks tempat kami tinggal. Jalan menuju ke sana juga cukup santai, melewati suasana pedesaan yang masih terasa asri. Kami berangkat sekitar pukul sebelas siang dan hanya membutuhkan waktu sekitar lima belas menit. Bukan karena jalannya sepi, tetapi memang kami tidak pernah terburu-buru kalau sedang menikmati perjalanan berdua.

Bagi kami, perjalanan pendek seperti ini justru menjadi bagian dari liburan kecil.

Sesampainya di Saung Eling, suasana pedesaan langsung terasa. Bangunan saung yang didominasi kayu, pepohonan yang rindang, udara yang masih segar, membuat suasana makan siang menjadi jauh lebih nikmat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4