Video Pilihan

Modal "Wong Solo" Bisa Gratisan

16 Oktober 2026   05:13 Diperbarui: 16 Oktober 2026   05:13 224 8 4


Modal "Wong Solo" Bisa Gratisan? Petualangan Kocak Kami Menaklukkan Curug Pelangi 7 Bogor!

Siapa bilang liburan seru ke hidden gem Bogor harus bikin dompet menjerit? Jangankan menjerit, dompet kami malah anteng tidur di saku karena petualangan kali ini berujung gratis tis tis! Logika traveling bergeser seketika berkat kekuatan "jalur orang dalam" alias koneksi mudik.

Di balik rimbunnya hutan dan perbukitan Pamijahan, Bogor, tersimpan sebuah air terjun yang belum banyak dijamah orang: Curug Pelangi 7, atau yang beken juga dengan nama Wisata Lembah Kuta Bayan Curug Pelangi. Destinasi ini menawarkan keindahan yang beda banget dari curug biasa. Sesuai namanya, air terjun ini punya aliran bertingkat sampai tujuh level! Pemandangannya unik banget, mulai dari gemercik air yang tenang kayak bisikan romantis, sampai jatuhan air deras yang heboh mirip omelan mertua. Semuanya dibungkus rapi oleh alam yang masih sangat asri.

Trekking Menantang? Kecil! (Sombong Dikit Boleh, Ya)

Buat saya dan istri, perjalanan menuju lokasi sih no problem. Maklum, kami berdua ini tim logistik yang merangkap jadi tim pendaki dan doyan hiking. Begitu melihat jalur trekkingnya yang cukup menantang-mulai dari jalan setapak tanah sampai area hutan-kami langsung pasang mode "pendaki skena".

Bagi orang awam, jalurnya mungkin bikin lutut gemetar dan napas senin-kamis. Tapi justru di situlah letak serunya! Sensasi petualangan menerobos rimbunnya pohon bikin kami merasa kayak petualang profesional (padahal jalan beberapa meter tetap saja nyari tempat duduk buat selonjoran). Capek? Pasti. Tapi terbayar tuntas saat paru-paru dipompa udara segar khas kaki Gunung Halimun Salak.

"Koleksi: Misbah Moerad"

Keajaiban Desa Ciasmara: Ketika Koneksi "Solo" Mengalahkan Tiket Masuk

Lokasi Curug Pelangi 7 ini tepatnya ada di Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Begitu sampai di pintu masuk, kami sudah bersiap mengeluarkan dompet buat bayar Harga Tiket Masuk (HTM). Di sana berdiri sebuah warung makanan dan minuman kecil yang dijaga oleh seorang ibu ramah.

Niatnya mau beli air mineral sambil nanya tiket, eh, si istri dan Ibu penjaga warung malah asyik mengobrol. Baru jalan tiga kalimat, mendadak logat mereka berubah jadi ndeso dan super halus. Usut punya usut, si Ibu penjaga warung ini aslinya orang Jawa. Dan tebak apa? Beliau satu kampung halaman sama istri saya di Solo!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2