Omjay Labschool
Omjay Labschool Guru

Blogger Handal di Era Global wa 08159155515

Selanjutnya

Tutup

Video

Kisah Omjay: Merdeka Memilih, dan Merdeka Mengetahui Fakta

19 Agustus 2026   13:48 Diperbarui: 20 Agustus 2026   07:20 128 3 2

Menulis dengan AI boleh saja. Menggunakan teknologi untuk mempercepat pekerjaan juga boleh. Namun, manusia tetap harus memeriksa kembali informasi yang dihasilkan. Jangan sampai karena terlalu percaya kepada teknologi, kita justru menyebarkan sesuatu yang keliru.

Di sinilah Omjay belajar bahwa merdeka membaca belum tentu berarti merdeka memahami. Kita memang bebas memilih apa yang ingin kita baca. Namun, apakah kita sudah benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi?

Pertanyaan sederhana ini menjadi semakin penting di era banjir informasi. Dulu, masalah kita adalah kekurangan informasi. Sekarang masalahnya justru kelebihan informasi.

Terlalu banyak informasi membuat kita harus semakin cerdas memilah. Kita membutuhkan kemampuan membaca kritis, memeriksa sumber, memahami konteks, dan tidak terburu-buru membagikan sesuatu hanya karena judulnya menarik.

Sebagai guru, Omjay sering mengingatkan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga berarti kemampuan memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab.

Karena itu, ketika mendapatkan sebuah berita, Omjay berusaha tidak langsung percaya. Omjay membaca. Omjay berpikir. Omjay mencari konteks. Kalau perlu, Omjay membandingkan dengan sumber lain.

Sebab satu informasi yang salah dapat melahirkan informasi salah berikutnya. Dari satu grup WhatsApp bisa menyebar ke grup lainnya. Dari satu akun media sosial bisa berpindah ke ratusan akun. Dalam waktu singkat, sesuatu yang belum tentu benar bisa dianggap sebagai kebenaran.

Di tengah situasi seperti inilah jurnalisme profesional memiliki peran penting. Ada manusia yang bekerja memeriksa fakta, mencari sumber, melakukan konfirmasi, memahami konteks, dan mempertanggungjawabkan berita yang ditulisnya.

Omjay melihat Kompas.com sebagai salah satu media yang menawarkan pendekatan tersebut melalui layanan Kompas.com PLUS. Biaya langganannya juga tidak terlalu mahal dan relatif murah.

Bagi Omjay, persoalannya bukan sekadar membaca berita tanpa iklan atau mendapatkan akses ke berbagai konten eksklusif. Persoalan yang lebih penting adalah bagaimana kita menentukan sumber informasi yang layak dipercaya.

Kompas.com PLUS menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari audio berita MorningBrief setiap pagi, akses penuh ke arsip berita Kompas, pengalaman membaca tanpa iklan yang mengganggu, artikel utuh dalam satu halaman, akses lebih cepat, newsletter pilihan ruang redaksi, hingga podcast MedioPods Premium dan video eksklusif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4