Opa Jappy Official
Opa Jappy Official Jurnalis

Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Video

Renungan Akhir Tahun

31 Desember 2025   20:52 Diperbarui: 31 Desember 2025   21:44 64 0 0


Menanggalkan Masa Lalu, Menyongsong Kebaruan

Pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka pada kalender, melainkan momentum spiritual untuk melakukan evaluasi diri dan transformasi batin. Mengambil inspirasi dari pesan Rasul Paulus dalam 2 Korintus 5:17, "yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang," Anda dan Saya diajak untuk memahami makna mendalam dari menjadi "manusia baru" di tengah realitas kehidupan modern.

Menjadi baru bukanlah sebuah transformasi fisik atau biologis, melainkan perubahan radikal pada gaya hidup (lifestyle) dan cara  berinteraksi di ruang publik. Seseorang yang mengaku telah mengalami kebaruan hidup harus menunjukkan perbedaan nyata dalam tutur kata, orasi, narasi, hingga etos kerja.

Identitas sebagai pengikut Kristus bukan sekadar label, melainkan  standar perilaku yang harus terpancar dalam profesi, keluarga, politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan itu menuntut keberanian meninggalkan pola pikir lama serta sempit dan menggantinya dengan nilai-nilai yang lebih mulia.

Sepanjang tahun 2025, Anda dan Saya mungkin telah melewati berbagai peristiwa yang menguras emosi—mulai dari kepahitan, kekecewaan, hingga perasaan tertindas atau tidak adil. Pengalaman-pengalaman menyakitkan itu, mungkin saja menciptakan luka batin yang mendalam, membuat jiwa terasa "menangis tanpa air mata."

Namun, esensi dari refleksi akhir tahun adalah keberanian  "membungkus" semua ingatan menyakitkan tersebut sebagai masa lalu. Serta harus memiliki kekuatan untuk melepaskan diri dari ikatan kesedihan dan rasa terasing yang selama ini membelenggu langkah

Langkah krusial menyongsong tahun yang baru adalah menciptakan "kekosongan" di dalam hati. Kekosongan ini bukan bentuk keputusasaan, melainkan ruang kosong yang sengaja disediakan agar Tuhan dapat mengisinya dengan sesuatu yang baru; harapan yang baru, cinta yang lebih tulus, dan tujuan hidup yang lebih jelas.

Dengan mengosongkan diri dari kebencian dan kepahitan masa lalu, memberikan kesempatan agar luka-luka lama untuk sembuh sepenuhnya tanpa risiko kambuh kembali karena ingatan yang destruktif.

Memasuki tahun yang baru menuntut agar melangkah bersama orang-orang terkasih dengan semangat rekonsiliasi. Dan dipanggil agar terpaku pada yang telah hilang serta menyakitkan; melainkan fokus pada apa yang sedang Tuhan kerjakan pada hidup Anda dan Saywla.

Dengan membiarkan yang lama benar-benar berlalu, maka mampu membuka pintu keajaiban-keajaiban baru dan kepastian penyertaan-Nya di setiap langkah masa depan.

Selama kesempatan masih ada di dunia milik Tuhan, marilah hidup sebagai pribadi yang benar-benar baru.

Opa Jappy

https://youtu.be/3Lqd5p7wyB8?si=EdjASIrUL_3_tChp

Pemegang Hak Cipta (Vocal, Musik, Video, Lyrics) Opa Jappy, WA +62 81 81 26 858

Dokumentasi Opa Jappy 
Dokumentasi Opa Jappy