Opa Jappy Official
Opa Jappy Official Jurnalis

Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Video

Video, Puisi, dan Esai "Transformasi Duka"

20 Maret 2026   08:17 Diperbarui: 20 Maret 2026   08:26 109 2 0

Bergandengan Hati Hingga Usia Senja | Opa Jappy 
Bergandengan Hati Hingga Usia Senja | Opa Jappy 


Transformasi Duka, karya Opa Jappy

Transformasi Duka. Ini adalah redefinisi kematian. Dari tragedi ke Kemenangan. Kematian bukan kehilangan yang gelap, melainkan "kepulangan" yang gilang-gemilang. Sehingga "pergi dengan bersorak." Bersorak; mengajak pembaca agar mengganti ratapan dengan sorak-sorai iman karena percaya bahwa ada kehidupan yang lebih indah di balik kematian.

Lirik dan Puitis. Menggunakan kata-kata menenangkan serta menyentuh emosi pembaca yang sedang berduka. Walau, Opa Jappy (Penulis) memiliki latar Filsafat dan Teologi yang memadai, namun tak menggunakan bahasa langit yang sulit dimengerti, tapi membawa konsep teologi (seperti surga dan keselamatan) ke dalam situasi nyata perpisahan manusia.

Beberapa Nilai Utama dalam "Pergilah ke Surga dengan Bersorak"

  • Penekanan pada janji keselamatan. Kematian adalah jalan menuju hadirat Tuhan.
  • Pesan moral letting go. Mengikhlaskan orang terkasih pergi ke "tempat yang lebih baik" adalah bentuk cinta yang paling tinggi.
  • Memberikan kekuatan untuk yang masih hidup agar tidak terlarut dalam kesedihan yang destruktif.
  • Katarsis untuk yang Berduka. Puisi ini berfungsi sebagai alat katarsis (pelepasan emosi) ke para pembaca yang kehilangan, memberikan validasi atas rasa sakit mereka, namun sekaligus "pintu keluar" menuju kedamaian batin melalui sudut pandang spiritual.


Note Penutup

Sebagai pemikir sosial-religius, Opa Jappy menggunakan karyanya untuk membangun ketahanan mental masyarakat melalui pendekatan agama. Ia memposisikan diri sebagai "Opa" (kakek) yang memberikan nasihat bijak ke generasi di bawahnya dalam menghadapi realitas kehidupan paling sulit yaitu kematian.

Karya di atas (Musik, Lyrics, Video) adalah  amanat kuat tentang cara menghadapi perpisahan dengan martabat dan iman. Ia berhasil mengubah persepsi "akhir" menjadi "awal" yang baru di surga.

(dr. Antonius Tan)


Pergilah ke Surga dengan Bersorak


Pergilah ke surga dengan bersorak.
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra.
Aku tahu hidupmu di dunia ini penuh kemelut
Dan hanya kau yang tahu rasa sakitnya.
Kau tak takut menghadapi iblis,
Kau sudah terbiasa dengan duka.

Pergilah beristirahat di puncak gunung itu
Tugasmu di dunia telah usai.
Pergilah ke surga dengan bersorak.
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra.

Kami menangis ketika engkau meninggalkan kami
Kami berkumpul di sini karena duka.
Aku berharap engkau melihat wajah malaikat.
Saat mereka mendengar suaramu yang merdu bernyanyi.

Pergilah beristirahat di puncak gunung itu
Tugasmu di dunia telah usai.
Pergilah ke surga dengan bersorak
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra.
Pergilah ke Surga dengan bersorak
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra

Aku berharap engkau melihat wajah malaikat.
Saat mereka mendengar suaramu yang merdu bernyanyi.

Pergilah beristirahat di puncak gunung itu
Tugasmu di dunia telah usai.
Pergilah ke surga dengan bersorak
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra.

Pergilah ke Surga dengan bersorak
Karena Kasih Sang Bapa dan Sang Putra

Pergilah ....
Pergilah ....


Pergi dengan Bersorak, Pemegang Hak Cipta Musik, Vokal, Video Opa Jappy
WA +62 81 81 26 858

Kampanye Anti Predator Child Grooming | Opa Jappy
Kampanye Anti Predator Child Grooming | Opa Jappy