Opa Jappy Lukisastra
Opa Jappy Lukisastra Jurnalis

Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Video

Neologisme, "Hermeneutika Politik"

29 Juli 2026   04:05 Diperbarui: 28 Juli 2026   15:41 623 8 1

Hermeneutika Politik | Lukisastra
Hermeneutika Politik | Lukisastra


Neologisme | Hermeneutika Politik

Secara filosofis, Hermeneutika dari fungsi Dewa Hermes, pada mitologi Yunani, sebagai penyampai pesan atau penerjemah pesan dewa agar bisa dipahami oleh manusia. Hermeneutika Politik merupakan pendekatan esensial agar memahami, menafsirkan, dan membongkar latar belakang holistik fenomena politik. Fokus pada pemaknaan mendalam terhadap teks, wacana, tindakan, serta peristiwa politik agar masyarakat tidak terjebak pada asumsi permukaan.



Konsep Dasar

Bukan Tafsiran Asal-Asalan: Hermeneutika politik memberi tafsiran instan terhadap isu yang beredar, opini viral, atau gosip politik. Berupaya menjawab pertanyaan apa dan mengapa di balik pernyataan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh politisi.

Menghubungkan Teks dan Konteks. Menggali motif tersembunyi, situasi sosial, serta kepentingan terselubung di balik sebuah narasi politik. Fungsi dalam Demokrasi. Dalam konteks Indonesia, gagasan Hermeneutika Politik diintegrasikan ke dalam literasi pendidikan demokrasi Pancasila.


Fungsi Utama

  • Edukasi Pemilih. Membantu masyarakat menjadi pemilih yang kritis, terutama dalam menghadapi dinamika Pemilu dan Pilkada.
  • Menangkal Hoaks. Melatih publik agar tidak mudah terprovokasi oleh potongan video atau bias informasi politik di media sosial.
  • Membongkar Denial Politik. Menjadi alat bedah kritis terhadap fenomena penyangkalan (denial) dan manipulasi kata (neologisme) yang sering digunakan elit politik.

Opa Jappy | Lukisastra




Neologisme dari Opa Jappy


1. Amputasi Komunikasi
2. Denial Politik
3. Distorsi Integritas
4. Klaster Endemi Predator Child Grooming
5. Hermeneutika Politik
6. Intelektual Kikir
7. Jurnalisme Daur Ulang
8. Liternarsisme atau Literasi Narsisme
9. Lukisastra
10. Mayoritas Diam
11. Minoritas Terpinggirkan dan Mayoritas Penentu
12. Politisi Halunistik dan Halunistik Politik
13. Sindrom Tuli Buta Bisu Empati Kemanusiaan
14. Sindrom Tak Mau Dibantah
15. ..
16. ...

Tanpa Kata Tak Ada Buku | Lukisastra
Tanpa Kata Tak Ada Buku | Lukisastra