Akun Resmi Rutan Kelas IIB Pasangkayu Sulawesi Barat #KumhamSulbar #KanwilKemenkumhamSulbar #KemenkumhamSemakinPasti #KamiPasti #RutanPasangkayu #Rupaska #RutanKelasIIBPasangkayu

PASANGKAYU, 27 JUNI 2026 --- Lahan yang dibiarkan kosong sering kali dipandang sebagai ruang yang kurang produktif. Padahal, dengan pengelolaan yang tepat, lahan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran, menghasilkan pangan, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Rutan Kelas IIB Pasangkayu terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle menjadi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai media pembinaan kemandirian warga binaan. Upaya tersebut kembali membuahkan hasil melalui kegiatan panen timun yang dilaksanakan pada Sabtu (27/6), sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan yang menghubungkan proses belajar dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat.
Pembinaan yang dilaksanakan tidak berhenti pada kemampuan bercocok tanam. Warga binaan dilibatkan secara aktif sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen sebagai bagian dari pembentukan keterampilan kerja dan karakter. Hasil panen timun yang diperoleh kemudian dipasarkan dan dijual kepada sejumlah rumah makan serta warung di sekitar Rutan Pasangkayu. Langkah tersebut menjadi pengalaman nyata bagi warga binaan dalam memahami proses produksi hingga pemasaran, sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku usaha lokal melalui pemanfaatan hasil pertanian yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta pentingnya menghasilkan produk yang memiliki kualitas dan nilai jual. Di sisi lain, masyarakat turut merasakan manfaat melalui tersedianya hasil panen segar yang berasal dari program pembinaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi warga binaan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial bagi lingkungan sekitar.

Pemanfaatan lahan idle menjadi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) merupakan wujud komitmen Rutan Kelas IIB Pasangkayu dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemanfaatan. Melalui pembinaan yang mengintegrasikan proses budidaya hingga pemasaran hasil panen, Rutan Pasangkayu terus mendorong lahirnya warga binaan yang memiliki bekal keterampilan, etos kerja, dan kesiapan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian serta kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.