Rutan Pasangkayu
Rutan Pasangkayu Lainnya

Akun Resmi Rutan Kelas IIB Pasangkayu Sulawesi Barat

Selanjutnya

Tutup

Video

Perawatan Melon dan Semangka Perkuat Ketahanan Pangan Rutan Pasangkayu

4 Agustus 2026   12:28 Diperbarui: 4 Agustus 2026   12:28 39 2 0

Warga Binaan melakukan perawatan diarea branggang Rutan Pasangkayu
Warga Binaan melakukan perawatan diarea branggang Rutan Pasangkayu
PASANGKAYU, 4 Agustus 2026 --- Keberhasilan sebuah program pertanian tidak hanya ditentukan pada saat penanaman, tetapi juga melalui proses perawatan yang dilakukan secara konsisten. Prinsip tersebut terus diterapkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu melalui pemeliharaan tanaman melon dan semangka sebagai bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Senin (3 Agustus 2026), petugas pembinaan Zulkifli bersama warga binaan kembali melaksanakan perawatan tanaman melon dan semangka yang dibudidayakan di area branggang Rutan Kelas IIB Pasangkayu. Kegiatan meliputi penyiraman, pembersihan gulma, penataan tanaman, pengecekan kondisi batang dan daun, serta pemantauan perkembangan buah guna memastikan pertumbuhan tanaman tetap sehat dan optimal hingga memasuki masa panen.

Perawatan dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan yang terus dikembangkan di Rutan Pasangkayu. Dalam setiap pelaksanaannya, Zulkifli memberikan pendampingan kepada warga binaan mengenai teknik perawatan tanaman yang baik, mulai dari menjaga kelembapan media tanam, mengendalikan gulma, hingga mengamati perkembangan tanaman dan buah. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian.

Melalui keterlibatan secara langsung dalam setiap tahapan budidaya, warga binaan tidak hanya mempelajari teknik bercocok tanam, tetapi juga dibiasakan untuk bekerja dengan disiplin, teliti, sabar, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh seiring proses pembinaan sehingga menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, mengatakan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari proses perawatan yang dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, setiap tahapan budidaya memiliki nilai pembelajaran yang penting bagi warga binaan.

"Merawat tanaman mengajarkan bahwa setiap hasil yang baik membutuhkan proses, ketekunan, dan tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga belajar membangun karakter yang disiplin, sabar, dan memiliki semangat untuk terus berkembang," ujar Nanang Badruzzaman.

Ia menambahkan bahwa program pertanian di Rutan Pasangkayu tidak hanya diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberikan bekal keterampilan produktif bagi warga binaan. Dengan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan, diharapkan mereka memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan sebagai sumber penghidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Bagi Rutan Pasangkayu, setiap proses perawatan tanaman bukan sekadar menjaga melon dan semangka agar tumbuh hingga masa panen. Di balik setiap penyiraman, pembersihan gulma, dan pemantauan tanaman, terdapat proses pembelajaran yang membentuk disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap hasil yang dikerjakan.

Melalui pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Pasangkayu terus berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.