Saya seorang pemuka agama, suka mengisi kelas Dhamma dan ceramah di beberapa vihara, saat ini juga sedang membina warga binaan di lapas cipinang.

Membeli durian sering kali seperti berjudi. Dari luar tampak sempurna, tetapi setelah dibelah, isinya belum tentu sesuai harapan. Namun, suasana berbeda terasa di lapak-lapak durian Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Di sini, pembeli tidak hanya mencari durian yang manis, tetapi juga kepastian bahwa mereka tidak akan pulang dengan rasa kecewa. Jika buah yang dibelah ternyata busuk atau rusak, pedagang langsung menggantinya dengan yang baru. Kepercayaan sederhana inilah yang membuat banyak orang rela kembali.
Salah satu primadona di musim panen adalah Durian Kane, varietas yang dikenal memiliki karakter mirip durian Chanee. Daging buahnya tebal, berwarna kuning keemasan, bertekstur lembut, dengan perpaduan rasa manis legit dan sedikit pahit yang menghasilkan cita rasa seimbang. Aromanya pun tidak terlalu menyengat sehingga lebih mudah dinikmati, termasuk oleh mereka yang baru mulai menyukai durian. Tak heran jika Durian Kane perlahan mulai menarik perhatian para pencinta "raja buah".

Yang membuat pengalaman menikmati durian di Muna semakin berkesan justru bukan hanya kualitas buahnya. Hampir setiap lapak menerapkan garansi penggantian apabila durian yang dibelah di tempat ternyata tidak layak konsumsi. Kebijakan sederhana ini mencerminkan budaya berdagang yang mengutamakan kejujuran sekaligus membangun kepercayaan pelanggan. Pembeli pun dapat memilih sendiri buah yang diinginkan, menyaksikan proses pembelahannya, hingga berbincang langsung dengan pedagang mengenai karakter setiap durian.
Bagi para petani, meningkatnya minat terhadap Durian Kane membuka harapan baru. Menanam durian memang membutuhkan kesabaran karena pohonnya memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum menghasilkan panen yang optimal. Namun, ketika kualitas buah terus dijaga dan kepercayaan konsumen dipertahankan, durian mampu menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan sekaligus membuka peluang berkembangnya agrowisata berbasis potensi lokal.
Indonesia memiliki banyak varietas durian unggulan yang terkenal dari berbagai daerah. Di tengah persaingan tersebut, Durian Kane dari Muna menunjukkan bahwa sebuah reputasi tidak hanya dibangun oleh kelezatan rasa, tetapi juga oleh kualitas yang konsisten dan kejujuran para pedagangnya. Sebab, pada akhirnya, orang mungkin datang karena ingin mencicipi duriannya. Namun, mereka memilih kembali karena menemukan sesuatu yang kini semakin bernilai: kepercayaan.