Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Menyaksikan Penampilan Tari-tarian di Sekolah Penggerak IKN Nusantara

26 Mei 2024   06:12 Diperbarui: 26 Mei 2024   06:30 1732 5 2

Menyaksikan Penampilan Tari-Tarian di Sekolah Penggerak IKN Nusantara

Sekolah Penggerak (SP) jenjang SMP di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur ada tujuh. Empat sekolah termasuk SP 1, dua sekolah SP 2, dan satu sekolah SP 3. Sekolah Penggerak Angkatan Pertama (SP 1) meliputi SMP 1 PPU, SMP 3 PPU, SMP 9 PPU, dan SMP 13 PPU. Secara kebetulan nomor sekolah mereka ganjil semua.

Dokpri
Dokpri
Sekolah Penggerak Angkatan Kedua (SP 2) meliputi SMP 20 PPU dan SMP 22 PPU. Kemudian Sekolah Penggerak Angkatan Ketiga (SP 3) hanya satu sekolah, yaitu SMP 5 PPU.

Pada 8 Januari 2024, kami pengawas sekolah jenjang SMP diundang untuk menghadiri acara Panen Karya P5 dan Kegiatan Kewirausahaan di SMP 20 PPU. Wilayah sekolah tersebut dekat dengan pusat pemerintahan IKN Nusantara.

Dalam acara tersebut ada empat penampilan tari dari para siswi SMP 20 PPU. Kami menikmati setiap penampilan mereka dengan penuh perhatian.

Ada tampil lima penari. Kemudian ada tampil empat penari. Pakaian yang mereka kenakan rata-rata pakaian adat Kalimantan. Sebagian kursi yang disediakan pihak penyelenggara terlihat masih kosong. Itu menandakan ada tamu undangan yang belum hadir.

Saat itu hujan turun. Banyak tamu undangan yang kemungkinan besar berhalangan hadir. Posisi sekolah yang agak ke dalam dan sebagian jalan masih belum bagus menjadi alasan bagi para tamu undangan untuk tidak hadir.

Meskipun demikian, acara tetap berlangsung sesuai rencana. Kepala sekolah SMP 20 PPU saat itu, sebelumnya adalah guru penggerak yang bertugas di SMP 2 PPU.

Pada saat ada pengangkatan kepala sekolah, Bu Nurasiah yang mengampu mata pelajaran IPS di SMP 2 PPU tersebut memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kepala SMP 20 PPU.

Pada acara Panen Karya P5 itu hadir pula pejabat dari disdikpora, yaitu Pak Badriansyah. Mengingat lokasi sekolah agak ke dalam, beliau sempat salah jalan. Hal itu bisa dimaklumi karena memang ada banyak persimpangan jalan di daerah Kecamatan Sepaku bagian dalam.  

Ketika acara Panen Karya P5 selesai, kami menikmati hidangan makan di siang hari dan menyantap buah durian yang cukup banyak. Kebetulan di daerah tersebut banyak orang menanam pohon durian.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2