Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

Suasana Pasar Tumpah Gunung Seteleng

4 Desember 2025   06:00 Diperbarui: 3 Desember 2025   16:31 230 10 7

Suasana Pasar Tumpah Gunung Seteleng


Berswafoto dengan latar pedagang ikan laut (dokpri)
Berswafoto dengan latar pedagang ikan laut (dokpri)

Pasar tumpah saat cuaca mendung
Di Gunung Seteleng belakang SD 003

Menunggu seperti suasana berkabung
Terdiam, pikiran ke mana-mana

Pengunjung pasar datang dan pergi
Tanggal muda tetapi tidak ramai

Saat menunggu perlu introspeksi
Perasaan harus selalu dibuat damai

Jalan aspal tidak terganggu
Pengguna jalan lancar melintas

Saat menunggu jangan menggerutu
Gunakan waktu dengan cerdas 

Pengunjung pasar tertib menepi
Lalu lintas tidak terlalu macet

Menunggu jangan sampai sakit hati
Apalagi kepala sampai mumet

Pasar tumpah sangat dibutuhkan
Penduduk sekitar cukup banyak

Saat menunggu mata dipejamkan
Mencobalah tidak banyak bergerak

Penajam Paser Utara, 4 Desember 2025

Catatan:

Pasar tumpah adalah pasar tidak resmi. Masyarakat mempunyai inisiatif berjualan karena ada lokasi yang strategis. Umumnya para pembeli adalah wwrga sekitar atau masyarakat umum yang melewati jalan di dekat lokasi berjualan tersebut.

Umumnya barang dagangan diletakkan di atas tanah atau pada lapak-lapak sederhana yang semi permanen. Pada saat menjelang hari raya (Idulfitri, misalnya) banyak pasar tumpah di berbagai daerah, khususnya wilayah yang dilalui para pemudik.

Pada area dekat persimpangan jalan, belokan jalan, atau lokasi yang sering dilalui banyak kendaraan (khususnya kendaraan roda dua) sering muncul pedagang seperti itu.

Untuk wilayah di dekat rumah kami, yaitu di Gunung Seteleng, belakang SD 003 Penajam, keberadaan pasar tumpah lain ceritanya. pasar itu tumbuh karena pasar lama dipoindahkan.

Tidak jauh dari lokasi pasar tumpah belakang SD 003 Penajam itu ada bekas pasar lama (dekat terminal darat Penajam). Dulunya, pasar lama itu cukup ramai pengunjung. Pasar itu resmi. Semakin lama pasar itu kelihatran kumuh dan kurang perawatan.

Selain itu, area pasar tergolong sempit. Pengunjung terkadang harus berdesak-desakan pada lorong-lorong pasar. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pun membuat pasar baru (kami menyebutnya pasar induk).

Lokasi pasar induk cukup jauh bagi warga Kelurahan Penajam dan Kelurahan Gunu8ng Seteleng yang sudah terbiasa berbelanja ke pasar lama (dekat terminal darat itu).

LOkasi pasar induk di Kelurahan Nenang, sekitar lima kilometer dari pasar lama. Masyarakat yang sudah terbiasa berbelanja di pasar lama merasa keberatan dengan kepindahah pasar tersebut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2