Martha Hidayah Eka Parma
Martha Hidayah Eka Parma Wiraswasta

Welcome to CurioAnimusID — where history, mystery, and the unexplained come to life. We explore fascinating stories from the past, forgotten historical events, ancient civilizations, mysterious legends, strange predictions, myths, and unsolved mysteries from around the world. Through cinematic storytelling, compelling narration, and immersive visuals, CurioAnimusID takes you beyond the surface of history — uncovering the stories, strategies, mysteries, and hidden details that shaped our world. From ancient wars and legendary figures to forgotten civilizations and unexplained events, every story is presented to spark curiosity and invite you to see history from a different perspective. If you are fascinated by history, mystery, ancient civilizations, legends, and the unknown, you're in the right place. Subscribe to CurioAnimusID and explore the stories that history left behind.

Selanjutnya

Tutup

Video

Tebing Merah : Strategi Sang Naga Episode 9

28 Oktober 2026   22:02 Diperbarui: 28 Oktober 2026   22:02 40 0 0


Makam Liu Bei (dikenal sebagai Makam Huiling / ) terletak di dalam kompleks Kuil Wuhou Chengdu (Chengdu Wu Hou Shrine) di Distrik Wuhou, Chengdu, Sichuan, Tiongkok. Kuil Wuhou dan Makam Huiling adalah satu-satunya situs di Tiongkok yang menyatukan tempat persemayaman seorang kaisar (Liu Bei) dengan kuil peringatan menterinya yang setia, Zhuge Liang. Gundukan makam berbentuk lingkaran dengan tinggi sekitar 12 meter dan keliling 180 meter, dikelilingi oleh pepohonan cemara kuno dan tembok merah yang ikonik. Makam ini hingga kini merupakan situs pemakaman kuno dari era Tiga Kerajaan yang belum pernah diekskavasi secara resmi.  
Makam Liu Bei (dikenal sebagai Makam Huiling / ) terletak di dalam kompleks Kuil Wuhou Chengdu (Chengdu Wu Hou Shrine) di Distrik Wuhou, Chengdu, Sichuan, Tiongkok. Kuil Wuhou dan Makam Huiling adalah satu-satunya situs di Tiongkok yang menyatukan tempat persemayaman seorang kaisar (Liu Bei) dengan kuil peringatan menterinya yang setia, Zhuge Liang. Gundukan makam berbentuk lingkaran dengan tinggi sekitar 12 meter dan keliling 180 meter, dikelilingi oleh pepohonan cemara kuno dan tembok merah yang ikonik. Makam ini hingga kini merupakan situs pemakaman kuno dari era Tiga Kerajaan yang belum pernah diekskavasi secara resmi.  

Seratus Ribu Anak Panah Bukan Akhir dari Rencana Zhuge Liang... | Tebing Merah: Strategi Sang Naga EP. 09

Seratus ribu anak panah telah berhasil dibawa kembali ke Wu.

Namun bagi Zhou Yu, keberhasilan itu justru menimbulkan pertanyaan baru.

Bagaimana Zhuge Liang bisa mengetahui bahwa rencananya akan berhasil?

Di hadapan tumpukan anak panah tersebut, Zhou Yu mulai menyadari bahwa Zhuge Liang mungkin telah menghitung setiap langkah sejak awal. Tetapi sang ahli strategi Shu tetap tenang dan tidak mengungkap seluruh rahasianya.

Sementara itu, di seberang Sungai Yangtze, pasukan Cao Cao masih belum menyadari bahwa kemenangan besar Wu sedang dipersiapkan.

Dan ternyata... seratus ribu anak panah hanyalah awal dari permainan yang jauh lebih besar. 

TEBING MERAH: STRATEGI SANG NAGA
EPISODE 09 --- SERATUS RIBU ANAK PANAH

Saksikan sampai akhir dan lanjutkan ke Episode 10 untuk mengetahui strategi berikutnya.

#TebingMerah #StrategiSangNaga #ZhugeLiang #ZhouYu #CaoCao #SejarahChina #KisahTigaKerajaan #DramaChina #AIStory #Shorts