Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Ibuku Tukang Bohong

4 Maret 2026   16:08 Diperbarui: 4 Maret 2026   16:08 213 8 3

Tapi kebohongan itu adalah bentuk kejujuran paling murni:
Kejujuran cinta.

Ia tidak pernah berkata, "Ibu berkorban untukmu."
Ia hanya tersenyum.

Tidak pernah menuntut balasan.
Tidak pernah menghitung jasa.
Tidak pernah mengungkit pengorbanan.

Dan kini, setiap kali Omjay makan bersama keluarganya, ada rasa yang mengganjal di dada.
Ia teringat piring yang dulu tidak pernah terisi untuk ibunya.

Kadang ia menatap nasi di hadapannya cukup lama.
Air matanya jatuh pelan.

Ia sadar...
Di masa kecilnya ada seseorang yang pura-pura kenyang agar ia bisa tumbuh menjadi lelaki yang kuat.

Warisan yang Tak Ternilai

Ibunya tidak mewariskan harta.
Tidak meninggalkan rumah besar.
Tidak menyimpan tabungan emas.

Yang ia wariskan adalah karakter.
Adalah keteguhan.
Adalah prinsip bahwa pendidikan harus diperjuangkan meski perut kosong.

Itulah sebabnya Omjay menulis setiap hari.
Itulah sebabnya ia terus berbagi ilmu tanpa lelah.
Karena ia tahu, di balik setiap tulisannya, ada doa seorang ibu yang dulu sering menahan lapar.

Ia ingin kebohongan ibunya tidak sia-sia.
Ia ingin setiap kalimat yang ia tulis menjadi sedekah ilmu.
Ia ingin setiap murid yang ia ajar merasakan cinta yang sama seperti yang pernah ia rasakan di rumah sederhana itu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6