Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Ganti Nama Lagi

29 Maret 2026   10:18 Diperbarui: 29 Maret 2026   10:18 135 2 2

Omjay guru blogger indonesia/dokpri
Omjay guru blogger indonesia/dokpri

GANTI NAMA LAGI: DULU KOMBEL, SEKARANG KOMUNITAS GTK
Refleksi 34 Tahun Perjalanan Seorang Guru. Inilah kisah Omjay di kompasiana.

Gelombang perubahan istilah dalam dunia pendidikan kita seolah tak pernah berhenti. Dulu kita mengenal PPDB, kini menjadi SPMB. PMM berubah menjadi Ruang GTK. Zonasi berganti menjadi Domisili. Dan kini, satu lagi yang ikut "naik pangkat nama": Komunitas Belajar (Kombel) resmi berubah menjadi Komunitas GTK.

Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar perubahan istilah. Namun bagi guru yang telah puluhan tahun mengabdi, perubahan demi perubahan ini bukan hanya soal nama, tetapi juga tentang bagaimana kita terus beradaptasi di tengah derasnya arus kebijakan.

Saya teringat perjalanan panjang Dr. Wijaya Kusumah, yang akrab disapa Omjay. Selama 34 tahun menjadi guru, beliau telah menyaksikan begitu banyak perubahan dalam dunia pendidikan. Dari zaman kapur dan papan tulis, hingga era digital dengan segala platform dan istilah barunya.

Dari KKG Hingga Kombel, Kini Komunitas GTK

Dulu, guru mengenal KKG (Kelompok Kerja Guru) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) sebagai ruang belajar bersama. Tempat berbagi, berdiskusi, dan saling menguatkan. Tidak ada istilah keren, tidak ada branding yang "wah". Tapi semangatnya nyata.

Kemudian lahirlah istilah Kombel---Komunitas Belajar. Sebuah nama yang mencoba menyesuaikan dengan semangat zaman: kolaborasi, refleksi, dan pengembangan diri.


Kini, berubah lagi menjadi Komunitas GTK.

Apakah esensinya berubah?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6