Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Namun karena Omjay menderita diabetes, maka luka tersebut lama sembuhnya dan Omjay harus berobat ke tempat pengobatan luka diabetes. Alhamdulillah kini lukanya semakin kering dan mulai sembuh.
Omjay juga menghadapi tantangan dalam karirnya sebagai guru dan blogger. Sudah 34 tahun Omjay menjadi guru. Masih ada waktu 6 tahun lagi Omjay memasuki masa pensiun.
Tantangan terberat menjadi guru adalah kita akan tertinggal bila tak belajar sepanjang hayat. Belajar dan terus belajar setiap hari agar kita dapat menjadi guru tangguh berhati cahaya.
Omjay pernah mengalami kehilangan orang yang dicintainya. Kedua orangtua Omjay telah tiada. Sedih juga ditinggalkan ayah dan bunda. Ibu meninggal lebih dahulu. Ayah meninggal 7 tahun kemudian. Ibu meninggal karena penyakit darah tinggi dan ayah meninggal karena penyakit diabetes.
Kedua penyakit tersebut sekarang ada dalam diri Omjay. Saat perjalanan mudik ke Bandung kemarin Omjay terkena serangan stroke. Keponakan Omjay membawa Omjay ke RS Immanuel Bandung. Tangan kanan dan kaki kanan Omjay tidak bisa digerakkan. Selama 4 hari Omjay dirawat di rumah sakit tersebut.
Omjay tak bisa merayakan hari raya idul Fitri bersama keluarga tercinta. Istri menemani Omjay di rumah sakit. Malam takbiran kami berada di rumah sakit dan Alhamdulillah Omjay dapat kembali sehat setelah menjalani perawatan yang intensif. Tangan dan kaki kanan Omjay kembali normal.
Seorang kawan yang baik hati bertanya kepada Omjay. Bagaimana Omjay Menghadapi Ujian Hidup?
Omjay menjawab pertanyaan tersebut sambil tersenyum. Terbayang di depan mata berbagai ujian hidup yang telah Omjay jalani selama hidup.di dunia fana ini.
Omjay selalu bersyukur dan berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Allah SWT pasti akan menolong hamba-Nya yang berserah diri. Omjay selalu berdoa kepada Allah SWT agar mampu menghadapi ujian hidup ini.
Alhamdulillah Omjay banyak mendapatkan dukungan dari keluarga dan teman-teman baik. Semua ujian hidup satu demi satu dapat diatasi dengan baik. Seperti panggung sandiwara yang ceritanya terus berubah.
Saat ini Omjay terus belajar dan berusaha mengembangkan diri menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.