Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Ada masa ketika Omjay mengalami ujian hidup. Kritik datang bertubi-tubi, kesalahpahaman menyebar, bahkan beberapa orang yang dulu dekat perlahan menjauh. Saat itulah ia benar-benar merasakan arti kesepian di tengah keramaian.
Tetapi, di tengah badai itu, muncul satu-dua sosok yang tetap berdiri di sampingnya. Mereka tidak banyak bicara, tidak mencari perhatian, tetapi kehadirannya begitu menenangkan. Mereka adalah sahabat sejati.
Sahabat Sejati, Anugerah yang Tak Ternilai
Omjay teringat sebuah nasihat dari ulama besar, Ibnul Qayyim al-Jawziyya:
"Sesungguhnya teman dalam kebaikan akan saling memberikan pertolongan sampai ke surga nanti."
Betapa indahnya konsep persahabatan dalam Islam. Sahabat bukan hanya hadir di dunia, tetapi juga saling mencari di akhirat. Bayangkan, di tengah luasnya padang mahsyar, seseorang memanggil namamu karena ia ingin bersamamu kembali di surga.
Itulah sahabat sejati.
Mereka bukan hanya menemani saat kita tertawa, tetapi juga menggenggam tangan kita saat kita hampir menyerah. Mereka mengingatkan kita ketika kita lupa, menegur kita ketika kita salah, dan mendoakan kita bahkan saat kita tidak memintanya.
Kisah Omjay: Ujian yang Menguatkan
Suatu ketika, Omjay pernah mengalami titik terendah dalam hidupnya. Sebuah karya yang ia tulis dengan sepenuh hati justru mendapat kritik tajam. Tidak sedikit yang meragukan kemampuannya, bahkan ada yang menyudutkannya di ruang publik.
Saat itu, Omjay sempat bertanya dalam hati, "Di mana mereka yang dulu selalu mendukungku?"