Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Omjay Jadi Angker

10 April 2026   16:31 Diperbarui: 10 April 2026   18:03 111 5 4

https://youtu.be/jYdu0YXe_rA?si=ueNaZ0tpqyIOnIGr

OMJAY JADI ANGKER: Dari Guru Blogger Jadi "Angkutan Kereta" yang Menggelitik!

Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay)

Pagi itu, suasana Stasiun Klender Baru tampak seperti biasa. Para penumpang sibuk mengejar waktu, sebagian menunduk menatap layar ponsel, sebagian lagi berlari kecil mengejar kereta yang hampir berangkat. Namun, ada satu sosok yang berbeda. Ia berdiri dengan senyum misterius di dekat peron, memandangi rel kereta dengan penuh makna. Dialah Omjay.

omjay naik KRL Bekasi/dokpri
omjay naik KRL Bekasi/dokpri

Namun, hari itu Omjay bukan sekadar guru, bukan sekadar blogger, dan bukan pula sekadar penumpang setia KRL. Hari itu, Omjay menjelma menjadi sesuatu yang baru: ANGKER.

Eits, jangan salah paham dulu. Ini bukan angker yang bikin merinding, bukan pula penampakan di tengah malam yang membuat bulu kuduk berdiri. ANGKER versi Omjay adalah singkatan dari "Angkutan Kereta". Ya, sebuah istilah unik yang lahir dari kreativitas tanpa batas seorang guru yang terbiasa bermain kata.

penumpang KRL Tujuan Bekasi/dokpri
penumpang KRL Tujuan Bekasi/dokpri

Awal Mula Omjay Jadi ANGKER

Ceritanya sederhana. Suatu hari, Omjay terlambat sedikit menuju stasiun. Dengan napas terengah-engah, beliau berlari kecil sambil membawa tas yang isinya lebih banyak ide tulisan daripada pakaian. Sesampainya di peron, kereta sudah siap berangkat.

Dalam hati, Omjay bergumam,
"Wah, ini bukan sekadar naik kereta... ini sudah seperti masuk dunia lain. Dunia penuh perjuangan!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5