Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Selamat Hari Kartini dan Jadilah Kartini Masa Depan Indonesia

21 April 2026   14:34 Diperbarui: 21 April 2026   22:00 237 7 7

Buku buku karya penulis hebat/dokpri
Buku buku karya penulis hebat/dokpri

Selamat hari Kartini wahai pembaca kompadiana eh kompasiana tercinta. Ciptakan karyamu walaupun ditulis sedikit demi sedikit. Kalau rutin dituliskan setiap hari maka akan menjelma menjadi buku. Seperti dalam foto yang omjay tayangkan di.kompasiana.

Selamat Hari Kartini: Menyalakan Api Perjuangan dari Pena Seorang Guru. Tulisan ini sengaja dituliskan Oleh: Omjay, Guru Blogger Indonesia. Guru yang suka menulis setiap hari di kompasiana tercinta. Bersama omjay ada bunda kanjeng dan bu aam serta tim solid omjay lainnya di KBMN PGRI. Semangat Kartini terasa di KBMN PGRI.

Bunda Kanjeng dan Bu Aam/KBMN PGRI
Bunda Kanjeng dan Bu Aam/KBMN PGRI

Hari ini, 21 April, kita kembali mengenang sosok luar biasa yang telah mengubah arah sejarah bangsa. Seorang perempuan tangguh yang tidak hanya bermimpi, tetapi juga berani memperjuangkannya. Dialah Raden Ajeng Kartini. Beliau adalahnsimbol emansipasi, cahaya dalam gelap, dan inspirasi sepanjang masa. Habis gelap terbitlah terang adalah buku yang menjadi jejak.sejarah hidupnya.

Sebagai seorang guru dan juga penulis, saya---Omjay, Guru Blogger Indonesia---merasa memiliki kedekatan batin dengan semangat yang diwariskan oleh Kartini. Ia bukan hanya pahlawan bagi perempuan, tetapi juga pelita bagi dunia pendidikan. Kartini mengajarkan kita bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana: membaca, menulis, dan berpikir kritis. Itulah mengapa penumpang angkitan kereta KRL ini sangat mengagumi RA Kartini.

https://youtube.com/shorts/xqHGgRMEt5Q?si=CMTkH_MvPzHoAXZ-

Kartini dan Semangat Literasi

Jika kita menengok kembali sejarah, Kartini adalah sosok yang sangat mencintai ilmu. Di tengah keterbatasan ruang gerak perempuan pada masanya, ia justru menjadikan buku sebagai jendela dunia. Ia membaca, merenung, dan menulis. Dari sanalah lahir gagasan-gagasan besar yang kemudian menginspirasi banyak orang.

Surat-surat Kartini yang kemudian dibukukan dalam karya fenomenal Habis Gelap Terbitlah Terang menjadi bukti nyata bahwa tulisan mampu melintasi waktu. Ia menulis bukan sekadar untuk mengungkapkan isi hati, tetapi juga untuk menggugah kesadaran.

Sebagai guru blogger indonesia, saya melihat semangat Kartini itu hidup dalam dunia digital hari ini. Blog, media sosial, dan berbagai platform menulis menjadi "pena modern" yang bisa digunakan siapa saja. Pertanyaannya, apakah kita sudah memanfaatkannya untuk hal yang bermakna? Kami di PGRI merayakannya dengan penuh sukacita. Secara kebetulan PGRI dipimpin oleh seorang perempuan tangguh berhati cahaya. Namanya Prof. Dr. Unifah Rosyidi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4