Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Selamat Hari Kartini dan Jadilah Kartini Masa Depan Indonesia

21 April 2026   14:34 Diperbarui: 21 April 2026   22:00 228 7 7

Bayangkan jika setiap guru menulis. Betapa kayanya literasi pendidikan di Indonesia. Betapa banyak inspirasi yang bisa dibagikan. Dan betapa besar dampaknya bagi kemajuan bangsa. Ayo bergabung di kelas belajar menulis nusantara atau KBMN PGRI.

Pembukaam KBMN PGRI/Dokpri
Pembukaam KBMN PGRI/Dokpri

Perempuan Hebat, Bangsa Kuat

Hari Kartini juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Perempuan adalah pendidik pertama di keluarga. Dari tangan seorang ibu, lahir generasi masa depan.

Namun, semangat Kartini bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang kualitas. Perempuan harus berdaya, berilmu, dan percaya diri. Begitu pula laki-laki harus mendukung dan menghargai peran perempuan.

Di sekolah, kita harus menciptakan lingkungan yang inklusif. Memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa untuk berkembang. Menghargai perbedaan, dan mendorong setiap individu untuk menjadi versi terbaik dirinya.

Swlamat hari kartini/pgri
Swlamat hari kartini/pgri

Menyalakan Api Kartini dalam Diri

Hari Kartini bukan sekadar seremoni. Bukan hanya tentang kebaya dan lomba-lomba. Lebih dari itu, ini adalah momen refleksi.

Apakah kita sudah meneruskan semangat Kartini?
Apakah kita sudah berani bermimpi dan berjuang?
Apakah kita sudah berkontribusi untuk bangsa?

Sebagai guru, saya ingin terus menyalakan api itu. Api semangat belajar. Api semangat berbagi. Dan api semangat menulis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4