Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Seorang kawan penulis kompasiana menyampaikan pesan saat Omjay naik KRL. GoPay Kompasiana Semakin Kecil. Kini Saatnya Evaluasi dan Berbenah Bersama. Mengapa gopay kompasiana semakin kecil? Inilah topik kisah Omjay kali ini di kompasiana tercinta.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah penulis di Kompasiana mulai merasakan adanya penurunan nilai insentif yang diterima melalui GoPay. Bagi mereka gopay kompasiana yang diterima semakin kecil.

Jika sebelumnya nominal yang masuk terasa cukup menggembirakan, kini banyak yang mengeluhkan jumlahnya semakin kecil, bahkan untuk jumlah poin yang relatif sama. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi?

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, terlihat bahwa pada Januari 2026, poin sekitar 25 menghasilkan Rp10.023, Februari dengan 21 poin menghasilkan Rp10.003, dan Maret dengan 27 poin hanya menghasilkan Rp10.012.
Secara kasat mata, kenaikan poin tidak lagi berbanding lurus dengan kenaikan nominal. Bahkan cenderung stagnan atau bisa dikatakan "mengecil" jika dibandingkan ekspektasi penulis. Ini jelas bikin kecewa. Omjay sendiri sudah setahun ini tidak menerima gopay kompasiana. Tapi Omjay tetap menulis dan menikmatinya.
https://youtu.be/zwpavVg6pyQ?si=31YIIL1neJUuChMw
Mengapa Hal Ini Bisa Terjadi?