Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Siapakah Guru Termahal Indonesia?

6 Mei 2026   08:43 Diperbarui: 6 Mei 2026   13:09 115 10 4


Siapakah Guru Termahal di Indonesia?

Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd
Guru Blogger Indonesia

Siapakah guru termahal di Indonesia?
Pertanyaan ini kerap muncul dalam diskusi pendidikan, terutama ketika isu kesejahteraan guru kembali mengemuka. Itulahmwnvapa kosah Omkay eh Omjay kali ini membahas masalah tersebut.

Apakah guru termahal itu mereka yang mengajar di sekolah internasional dengan gaji puluhan juta rupiah? Ataukah guru privat elite dengan tarif ratusan ribu rupiah per jam?

Jawabannya bukan. Mari kita tonton video 10 negara yang memberikan gaji tinggi untuk guru-gurunya. Semoga menjadi bahan refleksi para penentu kebijakan.


https://youtu.be/vbVloidUM2I?si=-fKSx_841s3QCDXs

Guru termahal di Indonesia tidak diukur dari besar kecilnya gaji, melainkan dari besarnya pengorbanan, keikhlasan, dan dampak hidup yang guru berikan kepada murid-muridnya.

Guru Termahal Itu Tidak Pernah Mengeluh di Depan Muridnya. Guru termahal adalah mereka yang tetap datang ke sekolah meski:
- Honor belum cair berbulan-bulan
- Fasilitas sekolah sangat terbatas
- Harus mengeluarkan uang pribadi untuk spidol, kertas, dan kuota internet
- Mengajar di daerah terpencil, menyeberangi sungai, melewati hutan, atau mendaki bukit

Mereka mungkin tak terkenal. Tak viral. Tak punya panggung besar. Namun tanpa mereka, roda pendidikan akan berhenti berputar. Berkat jasa mereka banyak anak pintar dibimbing bapak dan ibu guru termahal.

Sayangnya di Indonesia itu Mahal dalam Pengorbanan, Murah dalam Penghargaan.

Ironisnya, banyak guru di Indonesia justru:
A. Dibayar rendah
B. Dituntut tinggi
C. Disalahkan pertama kali ketika ada masalah
D. Dilupakan saat kebijakan dibuat

Guru memberi yang terbaik, tetapi sering menerima yang tersisa. Jika pengabdian guru dihitung dengan logika pasar, maka negara sebenarnya berutang sangat besar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3