Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Liputan Peluncuran 4 Buku Terbaru Omjay

18 Juni 2026   06:14 Diperbarui: 18 Juni 2026   07:27 173 2 1

Seorang guru sejati meninggalkan warisan berupa ilmu, karakter, dan keteladanan. Ketika murid-muridnya berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat, saat itulah seorang guru mencapai kasta tertingginya. 

4. Kisah Omjay: Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi

Buku ini menjadi semacam autobiografi sederhana perjalanan saya sebagai guru blogger Indonesia.

Saya ingin menunjukkan kepada pembaca bahwa siapa pun bisa menjadi penulis. Tidak harus hebat terlebih dahulu. Tidak harus sempurna terlebih dahulu.

Mulailah dari apa yang ada. Tulislah pengalaman hari ini. Tulislah apa yang dipelajari hari ini. Tulislah apa yang dirasakan hari ini. Lalu lakukan setiap hari. Suatu saat Anda akan terkejut melihat hasilnya. 

Kehadiran Para Tokoh Pendidikan

Acara peluncuran buku menjadi semakin istimewa karena menghadirkan para tokoh pendidikan yang memberikan apresiasi dan bedah buku.

Salah satunya adalah Prof. Dr. Cepi Riyana, M.Pd., pakar teknologi pendidikan yang dikenal luas melalui karya-karyanya di bidang pendidikan digital dan kecerdasan artifisial. Beliau memberikan pandangan menarik tentang pentingnya guru terus berkarya dan menulis di era AI

Kehadiran para narasumber membuat saya semakin yakin bahwa budaya literasi harus terus ditumbuhkan di kalangan guru Indonesia.

Guru tidak cukup hanya mengajar. Guru juga perlu menulis. Karena tulisan akan membuat pengalaman mengajar menjadi warisan yang tidak lekang oleh waktu.

Menulis di Era AI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6