Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Sertifikat Guru Penggerak Sudah Tak Lagi Dipakai, Tetapi Ilmunya Tetap Menggerakkan

6 Juli 2026   16:01 Diperbarui: 6 Juli 2026   18:36 168 7 3

Di dalam Pendidikan Guru Penggerak, saya belajar bahwa seorang guru bukan sekadar penyampai materi pelajaran. Guru adalah pemimpin pembelajaran. Guru harus mampu menggerakkan murid, menggerakkan rekan sejawat, bahkan menggerakkan budaya positif di sekolah.

Pelajaran itu terus saya pegang sampai sekarang. Sertifikat Bisa Disimpan, Ilmu Harus Diamalkan. Seiring bergantinya kebijakan pemerintah, berbagai aturan mengenai jabatan kepala sekolah maupun pengawas mengalami perubahan.

Ada sertifikat yang dahulu menjadi syarat penting, kini tidak lagi menjadi syarat utama. Sebagian orang kecewa. Sebagian lagi merasa perjuangannya sia-sia. Saya memilih melihatnya dari sudut pandang yang berbeda.

Jika tujuan mengikuti Guru Penggerak hanya demi selembar sertifikat, mungkin kita akan kecewa. Namun jika tujuan kita adalah belajar menjadi guru yang lebih baik, maka tidak ada sedikit pun yang hilang. Ilmu tidak pernah kedaluwarsa. Nilai-nilai yang diajarkan dalam Guru Penggerak tetap relevan.

Tentang pembelajaran yang berpihak kepada murid. Tentang refleksi. Tentang kolaborasi. Tentang kepemimpinan. Tentang inovasi. Tentang keberanian melakukan perubahan. Semua itu masih saya gunakan setiap hari ketika memasuki ruang kelas.

Menjadi Guru yang Terus Belajar

Saya percaya bahwa profesi guru adalah profesi pembelajar sepanjang hayat. Setelah lulus Guru Penggerak, perjalanan belajar tidak berhenti. Justru hal tersebut baru dimulai.

Saya terus mengikuti pelatihan, webinar, menulis artikel, menerbitkan buku, berbagi pengalaman kepada guru-guru di berbagai daerah, hingga belajar teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Saya semakin yakin bahwa guru yang berhenti belajar sesungguhnya sedang menghentikan masa depan murid-muridnya. Karena dunia berubah begitu cepat.

Anak-anak yang kita ajar hari ini akan hidup di masa depan yang berbeda dengan masa ketika kita bersekolah dahulu. Guru harus ikut berubah. Nilai Guru Penggerak Masih Sangat Dibutuhkan.

Banyak orang bertanya kepada saya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5