Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Bukankah Allah tidak menilai banyaknya penonton, melainkan ketulusan hati?
Dunia digital sering menjebak seseorang untuk mengejar angka. Jumlah pengikut, tanda suka, komentar, hingga tingkat popularitas kerap dianggap ukuran keberhasilan. Akibatnya, sebagian orang rela melakukan apa saja demi mendapatkan perhatian. Tidak sedikit yang menciptakan sensasi, memperbesar persoalan, bahkan menyebarkan sesuatu yang belum tentu benar hanya agar namanya terus dibicarakan.
Padahal semua itu hanya bertahan sesaat.
Esok akan muncul tokoh baru. Lusa hadir berita yang lebih menarik. Minggu depan masyarakat telah melupakan semuanya. Begitulah kehidupan bergerak tanpa pernah berhenti.
Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan ikhlas memiliki jejak yang jauh lebih panjang. Mungkin tidak ramai diperbincangkan, tetapi tercatat rapi di sisi Allah. Catatan itu tidak akan hilang meskipun manusia lupa.
Omjay juga semakin menyadari pentingnya membangun keluarga yang bertakwa. Anak-anak bukan hanya penerus garis keturunan, melainkan amanah yang kelak dapat menghadiahkan doa ketika orang tua telah kembali kepada Sang Pencipta. Betapa indahnya apabila setelah seseorang meninggalkan dunia, masih ada bibir yang setiap hari memohonkan ampunan dan rahmat untuknya.
Warisan terbaik ternyata bukan sekadar harta benda, melainkan akhlak, ilmu, dan keteladanan.
Karena itulah Omjay berusaha menghadirkan contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mengajar dengan sepenuh hati, berbagi pengalaman tanpa pamrih, membantu sesama guru berkembang, serta terus menulis sebagai bentuk syukur atas nikmat ilmu yang Allah titipkan.
Setiap pagi merupakan kesempatan baru untuk memperbaiki niat. Tidak ada kata terlambat selama napas masih berembus. Mungkin hari kemarin masih diwarnai keinginan memperoleh pengakuan. Hari ini adalah saat yang tepat mengubah arah perjalanan menuju keridaan Allah.
Bukankah semua manusia pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini?
Jabatan akan berganti pemilik. Popularitas akan memudar. Kekayaan berpindah tangan. Yang menemani seseorang di alam kubur hanyalah amal yang pernah dilakukan dengan penuh keikhlasan.