Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Pengantar Penulis Buku Jangan Matikan Mimpimu Karya Omjay

28 Juli 2026   14:53 Diperbarui: 28 Juli 2026   14:53 188 3 2

Omjay bersama istri tercinta/dokpri
Omjay bersama istri tercinta/dokpri

PENGANTAR PENULIS

Omjay Guru Blogger Indonesia

Bismillahirrahmanirrahim

Setiap orang memiliki mimpi. Ada yang berhasil mewujudkannya, ada pula yang menyerah sebelum mencoba. Saya memilih untuk terus menjaga mimpi itu tetap hidup. Sebab, saya percaya bahwa mimpi bukan sekadar angan-angan. Mimpi adalah cahaya yang menuntun langkah, memberikan harapan, dan menguatkan hati ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Saya bukan berasal dari keluarga penulis. Saya juga tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari nanti orang-orang akan mengenal saya sebagai Omjay Guru Blogger Indonesia. Perjalanan itu dimulai dari kebiasaan sederhana: menulis. Dari sebuah tulisan lahirlah tulisan berikutnya. Dari sebuah blog lahirlah puluhan buku. Dari sebuah pengalaman lahirlah ribuan inspirasi yang saya bagikan kepada guru, siswa, dan masyarakat melalui berbagai media.

Selama lebih dari tiga puluh tahun mengabdi sebagai guru, saya belajar bahwa tugas seorang pendidik tidak berhenti ketika bel pulang sekolah berbunyi. Guru tetap mengajar melalui keteladanan, karya, dan gagasan yang ditinggalkannya. Tulisan menjadi ruang kelas tanpa dinding. Siapa pun dapat belajar darinya, kapan pun dan di mana pun.

Buku "Jangan Matikan Mimpimu" lahir dari perjalanan panjang tersebut. Isinya bukan hanya kisah keberhasilan, tetapi juga cerita tentang kegagalan, keraguan, sakit, perjuangan, dan doa yang mengiringi setiap langkah kehidupan. Saya ingin menunjukkan bahwa keberhasilan tidak pernah datang secara instan. Ia tumbuh dari kebiasaan belajar, bekerja keras, bersabar, dan tidak berhenti mencoba.

Saya meyakini bahwa setiap orang memiliki cerita yang layak dituliskan. Sayangnya, banyak orang merasa hidupnya biasa-biasa saja sehingga enggan berbagi pengalaman. Padahal pengalaman adalah guru terbaik. Ketika pengalaman ditulis, ia berubah menjadi ilmu. Ketika ilmu dibaca, ia berubah menjadi inspirasi. Ketika inspirasi diwujudkan dalam tindakan, ia melahirkan perubahan.

Melalui buku ini saya ingin mengajak pembaca untuk berani menulis kisah hidupnya sendiri. Tidak perlu menunggu menjadi orang terkenal. Tidak perlu menunggu menjadi ahli. Mulailah dari pengalaman yang paling sederhana. Sebab, tulisan yang lahir dari kejujuran sering kali lebih menyentuh daripada tulisan yang dipenuhi teori.

Saya bersyukur dipertemukan dengan begitu banyak guru hebat, murid luar biasa, sahabat literasi, dan komunitas yang terus menyalakan semangat belajar. Mereka adalah bagian penting dalam perjalanan hidup saya. Setiap pertemuan memberikan pelajaran baru dan memperkaya cara saya memandang kehidupan. Dari mereka saya belajar bahwa ilmu akan semakin bernilai ketika dibagikan dengan ikhlas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2