Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Minoritas Penentu dan Minoritas Tersisih (Neologisme yang diperkenalkan oleh Opa Jappy) menyoroti paradoks dalam praktik demokrasi. Minoritas Penentu" dan "Minoritas Tersisih" merupakan alat analisis agar memahami dinamika kekuasaan dalam sistem politik. Juga mengingatkan semua bahwa demokrasi bukan hanya mekanisme pemilihan umum, tapi juga tentang bagaimana kekuasaan dijalankan, kepentingan masyarakat luas dapat terakomodasi pada proses pengambilan keputusan.
Minoritas Penentu memiliki kekuasaan ekonomi dan politik sangat mempengaruhi arah kebijakan Negara. Sedangkan Minoritas Tersisih adalah mayoritas rakyat yang seharusnya menjadi pemegang kedaulatan, terpinggirkan.
Minoritas Penentu. Kelompok ini memiliki kekayaan, pengaruh, dan akses ke jaringan kekuasaan yang luas. Mereka berada di balik layar, namun memiliki pengaruh sangat besar dalam menentukan arah kebijakan suatu Negara. Mereka berperan sebagai King Maker, memiliki kemampuan menentukan siapa yang menduduki posisi-posisi penting di pemerintahan. Pengaruh sangat besar minoritas penentu, mengarah ke pembusukan demokrasi, karena keputusan-keputusan politik didasarkan pada kepentingan kelompok elit daripada kebut serta masyarakat masyarakat.
Minoritas Tersisih. Merupakan mayoritas penduduk; namun akses terbatas terhadap sumber daya, informasi, dan kesempatan. Mereka menjadi korban kebijakan-kebijakan Politik dan Negara. Meskipun terpinggirkan, Minoritas Tersisih memiliki kekuatan politik besar, terutama pada saat Pemilihan Umum (Pileg, Pilkada, dan Pilpres). Suara mereka sangat menentukan siapa yang menjadi pemimpin. Tantangan kelompok Minoritas Tersisih adalah sumber dana, kemampuan mengorganisir diri dan menyuarakan aspirasi agar memiliki pengaruh pada proses pengambilan keputusan.
Implikasi pada Demokrasi. Keduanya memiliki implikasi yang sangat penting bagi praktik demokrasi. Jika tidak dikelola dengan baik, kesenjangan antara Minoritas Penentu dan Minoritas Tersisih dapat mengarah pada
Neologisme dari Opa Jappy
1. Amputasi Komunikasi
2. Denial Politik
3. Distorsi Integritas
4. Klaster Endemi Predator Child Grooming
5. Hermeneutika Politik
6. Intelektual Kikir
7. Jurnalisme Daur Ulang
8. Liternarsisme atau Literasi Narsisme
9. Lukisastra
10. Minoritas Terpinggirkan dan Mayoritas Penentu
11. Politisi Halunistik
12. Sindrom Tuli Buta Bisu Empati Kemanusiaan
13. Sindrom Tak Mau Dibantah
14. ...
15. ...
Bersambung
