Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil OMJAY. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, Menulis lah di blog Kompasiana Sebelum Tidur. HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Beberapa di antaranya adalah menjaga ketahanan layanan ketika terjadi gangguan, mengatasi penyalahgunaan nama domain, meningkatkan keamanan operasional, memperluas penerimaan universal, serta mendukung tata kelola internet yang melibatkan banyak pemangku kepentingan.
Ada pula kelompok kajian dan komite yang membahas berbagai persoalan, termasuk pemulihan bencana, keamanan operasional, penyalahgunaan DNS, dan penerimaan universal.
Apa maknanya bagi masyarakat biasa?
Ketika kita mengetik alamat situs web, kita berharap situs itu dapat dibuka dengan cepat dan aman. Kita jarang memikirkan apa yang terjadi ketika suatu layanan mengalami gangguan, infrastruktur terdampak bencana, atau sebuah nama domain disalahgunakan untuk menipu pengguna.
Padahal, di balik pengalaman sederhana tersebut terdapat pekerjaan teknis dan koordinasi yang sangat penting.
Misalnya, seseorang menerima pesan yang mengatasnamakan bank dan diminta mengeklik tautan tertentu. Sekilas, alamat situs pada tautan itu mungkin terlihat meyakinkan. Namun, jika ternyata mengarah ke situs palsu, pengguna dapat kehilangan kata sandi, informasi pribadi, bahkan akses ke rekeningnya.
Oleh sebab itu, keamanan internet tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola infrastruktur. Pengguna juga harus meningkatkan literasi digitalnya.
Di sekolah, murid perlu dibiasakan memeriksa alamat situs, mengenali tautan mencurigakan, tidak sembarangan memberikan kode OTP, menggunakan kata sandi yang kuat, serta mengaktifkan autentikasi multifaktor jika tersedia.
Teknologi keamanan harus berjalan bersama pendidikan karakter digital.
Kita tidak cukup hanya mengajarkan murid menggunakan aplikasi. Kita juga harus membentuk kebiasaan agar mereka mampu menggunakan teknologi dengan aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Mengapa guru Informatika perlu belajar tata kelola internet?