Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil OMJAY. Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, Menulis lah di blog Kompasiana Sebelum Tidur. HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Belajar Mengenal ccNSO di ICANN87 Bali: Kisah Omjay Memahami Rumah Besar PD

18 Oktober 2026   20:27 Diperbarui: 19 Oktober 2026   15:49 245 3 1

Sebagai guru Informatika, saya merasa pembelajaran di kelas harus terus berkembang mengikuti perubahan teknologi.

Dahulu, pembelajaran TIK mungkin lebih banyak berfokus pada penggunaan komputer, aplikasi perkantoran, dan keterampilan dasar mengakses internet. Kini, murid perlu memahami lebih banyak hal, termasuk keamanan siber, identitas digital, privasi, kecerdasan artifisial, dan bagaimana layanan internet dikelola.

Materi mengenai ccNSO dapat menjadi pintu masuk untuk menjelaskan konsep nama domain, DNS, dan tata kelola internet.

DNS atau Domain Name System merupakan sistem yang membantu menerjemahkan nama domain, seperti alamat situs yang mudah diingat manusia, menjadi informasi yang diperlukan agar perangkat dapat menemukan layanan internet yang dituju.

Tanpa perlu membahas seluruh kerumitan teknisnya sekaligus, guru dapat mengajak murid melakukan simulasi sederhana. Mereka dapat membandingkan nama domain, mengenali ekstensi domain negara, dan mendiskusikan mengapa sebuah situs perlu memiliki identitas yang jelas.

Pembelajaran kemudian dapat dikembangkan menjadi proyek kecil. Murid diminta merancang situs web sekolah fiktif, menentukan nama domain yang sesuai, membuat aturan keamanan, dan menyusun panduan untuk mencegah penipuan digital.

Dengan cara ini, konsep yang awalnya terasa jauh dan rumit menjadi lebih dekat dengan kehidupan mereka.

Saya percaya pembelajaran Informatika akan lebih bermakna ketika murid tidak hanya menghafal istilah, tetapi juga memahami manfaat dan dampaknya bagi masyarakat.

Memulai dari langkah kecil untuk berkontribusi secara global

Satu hal yang menggugah perhatian saya dari presentasi tersebut adalah ajakan agar masyarakat memulai dari langkah kecil untuk berpartisipasi dalam komunitas global.

Materi ccNSO mendorong calon peserta untuk mengikuti pertemuan publik ICANN, menghadiri sesi terbuka ccNSO secara langsung atau daring, mengikuti buletin informasi, dan membangun hubungan dengan pengelola ccTLD di wilayah masing-masing.

Bagi saya, pesan tersebut sangat dekat dengan dunia pendidikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8