Berita Kriminal Global Menyajikan berita kriminal dengan data dan fakta. Update setiap hari langsung dari sumber terpercaya
Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, Chaironi Hidayat.
Chaironi tak menampik bahwa perempuan yang ada di video adalah siswa di MAN 3 Banyuwangi yang berada di Kecamatan Srono.
Kantor Kemenag Banyuwangi, kata dia, telah meminta klarifikasi dan melakukan pembinaan terhadap pihak sekolah.
"Kami mendukung upaya-upaya hukum yang dilakukan," kata dia, Sabtu (1/8/2026).
Ia menjelaskan, orang tua dari perempuan dalam video telah menyampaikan pengunduran diri sang anak dari sekolah.
Orang tua memindahkan sang anak untuk mengenyam pendidikan di pondok pesantren.
Chaironi menjelaskan, ada beberapa hasil dari klarifikasi kepada pihak sekolah.
Pihak sekolah mendapat laporan tentang video tersebut pertama kali pada 19 Juli 2026 malam.
Esok paginya, pihak sekolah langsung mendatangi rumah siswa untuk mengklarifikasi.
Saat itu, kedua orang tua siswa tersebut mengaku telah mengetahui permasalahan tersebut.
Mereka mengaku malu dan pasrah.