Hanif Ahmad
Hanif Ahmad Koki

Shilaturahmi dengan menulis di RPHA Cianjur/Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Video

Tanggapan Sahabat Buku Cerita Mang Nata

21 Desember 2022   20:10 Diperbarui: 21 Desember 2022   20:31 520 2 0

Tanggapan Sahabat Menulis (foto hanif ahmad) 
Tanggapan Sahabat Menulis (foto hanif ahmad) 

Saya haturkan banyak terimakasih kepada sahabat yang sudah memberikan tanggapan yang positif dari buku cerita mang nata. Motivasi doa sahabat memberi ruang yang indah untuk terus mengukir tinta di atas langit keberkatan dari Tuhan Allah Ta'ala.

Untuk mewakili tanggapan yang tidak bisa disebutkan semuanya, inilah tanggapan sahabat diantaranya :

"Awalnya sering lihat postingannya kang Hanif Ahmad di time line berupa cerita dialog pendek tentang kehidupan baik seputaran agama, lingkungan maupun terhadap sesama, suka baca" juga sih .. eehh ngak lama ternyata ada bukunya dan sudah mulai jarang up date dan tiba tiba sudah punya buku kedua, produktif juga yah simamang". (Ni Putu Andriani, Jakarta)

"Abah, saya sangat suka dengan tulisan itu. Berdamai dengan diri sendiri adalah kunci kebahagiaan. Keikhlasan, kebaikan tanpa pamrih, penghormatan tanpa mengharap pembalasan, penuh ketenangan dan kedamaian, adalah ciri manusia yang sudah cukup dengan dirinya sendiri.

Semoga kita bisa mencapai kualitas kepribadian seperti itu. Terima kasih sudah memberikan pengingat kepada kami untuk menciptakan kehidupan bumi yang penuh kedamaian dan kasih sayang. Mari awali pagi ini dengan senyum dari hati penuh kedamaian serta dengan menyebut nama Allah Swt. yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang (Mbak Via)


"Sabar itu adalah juga termasuk perintahNya. Seperti halnya juga contohnya sholat. Perbedaannya adalah Sholat ada waktunya, kalau sabar sepanjang waktu tanpa ada batasan. Keduanya Insyaa Allah pahalaNya Surga. Jika kita lakukan sesuai dgn perintahNya. Aduh maaf panjang Abah..! (Asri Lah, Cianjur)



"Tulisannya adalah cerminan diri yang mewakili pribadi sederhana, beriman bertaqwa, beradab, kerendahan hati, sosialisasi, dermawan, bijaksana, berwibawa, bersyukur dan ikhlas". (Hermanto Jakarta)



"Pokoknya suka banget baca artikel singkat sejuk mudah dicerna masuk ke hati, nuhun pak hanif ". (Teh Ami Bandung)


"Jazakillah khaer Pak Hanif smg kedepannya semakin maju dan tentunya dgn cerita yg semakin luar biasa dan bermanfaat bagi orang banyak". (Bunda Fifi, Lombok)



"Hari ini kita belajar tentang rasa ikhlas yang rasanya berat namun bila dilakukan seperti sebuah pohon Insya Allah akan terasa ringan. Semangat pak Hanif, sukses selalu". (Bu Ika Mariam Sadiqah)


"Perbincangan Mang Nata dengan Bi Ristha dan kadang dengan Anah Lajnah tentang kehidupan sehari-hari mengandung pesan-pesan sosial yang cukup menarik. Dari hal kehidupan rumah tangga,  agama dan negara serta kehidupan sosial pada umumnya bisa menjadi suatu hikmah pelajaran yang bisa dipetik.  

Penulis tidak memberikan sedikit ulasan siapa itu Mang Nata yang kerap dipanggil Abah, Bi Ristha dan Anah Lajnah Siapakah mereka ini.

Dalam sosial budaya Jawa Barat atau Sunda mungkin panggilan tokoh-tokoh itu sudah biasa diketahui. Namun bagi orang di luar suku Sunda hal itu masih asing.  

Selamat dan sukses Kang Hanif Ahmad, terus berkarya dan menginspirasi banyak orang". (Darisman Broto, Jakarta)