Sungai Maron di Pacitan sering dijuluki sebagai "Amazon-nya Jawa" bukan tanpa alasan. Destinasi ini menawarkan pengalaman menyusuri sungai dengan nuansa tropis yang sangat kental, mirip dengan suasana hutan hujan di Amerika Selatan. Daya tarik utama Sungai Maron terletak pada kejernihan airnya yang berwarna hijau toska (saat cuaca cerah) dan rimbunnya pohon kelapa serta tumbuhan tropis di sepanjang sisi sungai. Pohon-pohon yang melengkung ke arah sungai menciptakan lorong hijau alami yang sangat estetik untuk diabadikan dalam foto maupun video.
Untuk menikmati keindahannya, Anda harus menyewa perahu motor milik warga lokal. Perjalanan ini menempuh jarak sekitar 4,5 km dengan durasi 30 menit sekali jalan. Perjalanan menyusuri sungai ini berakhir di muara yang bertemu langsung dengan Pantai Ngiroboyo. Kontras antara air sungai yang tenang dan deburan ombak pantai memberikan sensasi petualangan yang seru.

Disarankan datang pada pagi hari dan musim kemarau agar mendapat pemandangan air sungai yang jernih dan mendapatkan efek cahay matahri yang memebus rerimbunan pohon di tepi sungai.