Kunjungan Mister Muhammad lebih akrab dengan panggilan Pak Muhammad seorang guru seni dan bahasa Inggris asal Singapura yang telah mengajar selama 30 tahun, ke SMP Negeri 5 Purwokerto, menjadi pengalaman yang sanagat seru bagi anak-anak dan guru. Kunjungan ini bertujuan untuk saling berbagi ilmu, menimba ilmu, serta melakukan kolaborasi seni budaya lintas negara.
Di awal sesi, Pak Muhammad masuk ke kelas bahasa Inggris dan mengajarkan teknik mind mapping (peta pikiran) interaktif yang dirancang agar siswa dapat menangkap materi secara efektif dan cepat dalam hitungan detik. Dalam sesi di ruang Seni tari Pak Muhammad mengajarkan para siswa gerakan dasar tari Melayu tradisional, koordinasi kaki-tangan, disiplin panggung, serta pentingnya menari dengan ekspresi senyum dan bahagia . Aktivitas berpindah ke ruang gamelan di mana terjadi kolaborasi musik tradisional yang dinamis . Pak Muhammad bersama para siswa menggabungkan ketukan alat musik rebana, kompang, dan hadrah dengan iringan musik Gamelan Jawa . Pada sesi ini memperlihatkan momen spontan saat Pak Muhammad menari mengikuti alunan lagu tradisional "Ricik-Ricik" yang dimainkan oleh siswa .
Sebelum berpamitan, Pak Muhammad membagikan kisah dedikasinya dalam mengajar serta memberikan pesan penyemangat bagi seluruh guru seni di Indonesia. Ia menekankan pentingnya memiliki kedisiplinan diri, ketulusan (ikhlas), serta sikap rendah hati ("seperti ilmu padi, semakin berisi semakin menunduk") agar terus semangat berkarya dan melestarikan seni budaya.
