Seorang perangkai kata yang berusaha terus memberi dan menjangkau sesama. I Seorang guru di SMP PIRI, SMA dan SMK Perhotelan dan SMK Kesehatan. I Ia juga seorang Editor, Penulis dan Pengelola Penerbit Bajawa Press. I Melayani konsultasi penulisan buku. I Pemenang III Blog Competition kerjasama Kompasiana dengan Badan Bank Tanah

Rabu, 15 Juli 2026. Pagi yang cerah menyapa halaman SMP Kanisius Gayam, menandai dimulainya hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Jika hari-hari sebelumnya berfokus pada adaptasi dan wawasan lingkungan, hari ketiga ini hadir dengan misi yang lebih mendalam: membangun kesadaran akan keamanan diri, kesehatan, dan tanggung jawab kepemimpinan.
Dengan mengenakan seragam Pramuka yang rapi, ratusan siswa baru tampak antusias dan disiplin mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mencetak generasi Kanisius yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara karakter.
MPLS Hari Ketiga SMP Kanisius Gayam - sumber video: SMP Kanisius Gayam
Kegiatan hari ketiga dibuka dengan Apel Pagi di halaman sekolah, sebuah tradisi pembiasaan yang krusial dalam menanamkan kedisiplinan. Suasana tampak khidmat saat pemimpin upacara membacakan tata acara.
Momen paling menyentuh terlihat saat seluruh siswa dan dewan guru melakukan hormat gerak dan menyanyikan lagu kebangsaan. Tangan kanan di dada kiri, wajah serius, dan suara yang lantang menunjukkan rasa nasionalisme yang tertanam kuat.
Rangkaian apel dilanjutkan dengan doa bersama, di mana seluruh civitas akademika menundukkan kepala, memanjatkan harapan agar kegiatan MPLS dan tahun ajaran baru ini senantiasa diberkahi dan berjalan lancar.
Materi Safeguarding dan Screening NAPZA: Membangun Lingkungan Sekolah yang Aman dan Sehat
Usai apel, para siswa masuk ke dalam sesi inti hari ini. Fokus utama MPLS hari ketiga adalah materi Safeguarding (Perlindungan dan Keamanan). Siswa diajak untuk memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bebas dari perundungan (bullying), kekerasan, serta pelecehan.
Materi ini menjadi fondasi agar siswa merasa nyaman, dihargai, dan terlindungi selama menuntut ilmu di SMP Kanisius Gayam.
Tak kalah pentingnya, sekolah juga menghadirkan materi Sosialisasi dan Screening Kerentanan NAPZA yang bekerja sama dengan KESBANGPOL. Di era modern ini, ancaman penyalahgunaan Narkoba, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya sangat nyata.
Melalui sosialisasi ini, siswa dibekali pengetahuan tentang bahaya NAPZA, cara menolak ajakan negatif, serta pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen kuat SMP Kanisius Gayam dalam mewujudkan sekolah berbudaya sehat dan bersih dari NAPZA.
MPLS HARI KETIGA SMP Kanisius Gayam - sumber video: SMP Kanisius Gayam
Bagian akhir dari kegiatan MPLS hari ketiga difokuskan pada pemberdayaan siswa melalui Pembentukan Pengurus Kelas yang didampingi langsung oleh para wali kelas.
Sesi ini bukan sekadar memilih ketua kelas, melainkan momentum untuk mengasah jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan manajemen diri.
Para murid diajak untuk berani mengemukakan pendapat, berdemokrasi secara sehat, dan berkomitmen untuk memajukan kelas mereka. Interaksi hangat antara wali kelas dan siswa terlihat di berbagai ruang kelas, menciptakan dinamika kelas yang positif dan solid sejak hari-hari pertama mereka bersekolah.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS hari ketiga ini berakhir dengan tertib dan penuh energi positif pada pukul 12.30 WIB. Wajah-wajah lelah namun bahagia terlihat saat siswa bersiap untuk pulang, menandakan bahwa mereka telah menyerap banyak ilmu berharga hari ini.
Melalui kombinasi antara kedisiplinan upacara, pemahaman mendalam tentang safeguarding dan anti-NAPZA, serta pelatihan kepemimpinan di kelas, MPLS hari ketiga di SMP Kanisius Gayam telah berhasil meletakkan batu bata yang kuat bagi karakter siswa baru.
Mereka tidak lagi hanya menjadi "siswa baru", melainkan calon pemimpin muda yang sadar akan keamanan diri, sehat, dan siap berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.