Alfred Benediktus
Alfred Benediktus Editor

Seorang perangkai kata yang berusaha terus memberi dan menjangkau sesama. I Seorang guru di SMP PIRI, SMA dan SMK Perhotelan dan SMK Kesehatan. I Ia juga seorang Editor, Penulis dan Pengelola Penerbit Bajawa Press. I Melayani konsultasi penulisan buku. I Pemenang III Blog Competition kerjasama Kompasiana dengan Badan Bank Tanah

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Mencari Harta Yang Abadi

26 Juli 2026   10:47 Diperbarui: 26 Juli 2026   11:37 98 9 0

MENCARI HARTA YANG ABADI

Bacaan Minggu Biasa XVII | Hari Orang Tua, Kakek dan Nenek Sedunia | Bazar Ulang Tahun Paroki Minomartani ke-28


Matahari pagi itu menyelinap lembut di antara celah-celah kanopi dan atap tenda yang berdiri tegak di halaman Gereja Minomartani. Angin berhembus hangat, membawa wangi masakan yang tersaji dan menyelinap di antara rambut nenek-nenek yang berjalan beriringan, serta tawa riang anak-anak yang berlari kecil sambil menggandeng tangan ayah dan ibu mereka.

Hari ini bukan sekadar hari Minggu biasa. Hari ini adalah hari ketika kita merenungkan apa yang paling berharga dalam hidup, sambil merayakan kasih orang tua, kakek, dan nenek yang menjadi guru pertama kita mengenal hikmat dan kasih, serta merayakan 28 tahun perjalanan iman paroki dalam sukacita berbagi.

Pesan Bacaan: Memilih Hikmat Dan Harta Yang Abadi

Dari Kitab Raja-Raja Pertama, kita mendengar kisah Salomo yang masih muda, berdiri di hadapan Tuhan saat diberi kesempatan meminta apa saja yang ia inginkan. Ia tidak meminta umur panjang, kekayaan, atau kemenangan atas musuh-musuhnya.

Ia hanya meminta hati yang paham, hikmat untuk membedakan yang baik dan yang jahat, agar dapat memimpin umat Allah dengan adil. Dan Tuhan pun berkenan memberikan permintaan itu, bahkan melimpahkannya melebihi apa yang ia bayangkan.

Mazmur tanggapan menguatkan kembali: "Betapa kucintai Taurat-Mu, ya Tuhan. Lebih berharga daripada ribuan keping emas dan perak." Rasul Paulus menegaskan pula bahwa Allah bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya, dan memanggil kita untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.

Dalam Injil, Yesus mengajarkan perumpamaan Kerajaan Surga: bagaikan harta terpendam di ladang atau mutiara berharga, yang membuat pemiliknya rela melepaskan segala miliknya untuk memilikinya. Ia juga mengingatkan pada pemilahan di akhir zaman, serta bahwa setiap pengikut Kristus adalah tuan rumah yang mengeluarkan harta baru dan lama dari perbendaharaan iman.

(suasana bazar, doktrin) 
(suasana bazar, doktrin) 

Hari Orang Tua, Kakek Dan Nenek: Warga Pemegang Harta Lama Yang Berharga

Bacaan hari ini berpadu indah dengan perayaan kasih kepada orang tua dan leluhur kita. Bukankah merekalah yang pertama kali mengajarkan kita memilih hikmat di atas harta duniawi?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3