Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Sekretaris

Pekerja, peduli dan menyukai sastra, olahraga khususnya sepakbola, sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Musikalisasi Puisi: Tuhan, Untuk Kali Ini Saja

14 Januari 2022   21:01 Diperbarui: 16 Januari 2022   12:12 479 74 13


<a href=Musikalisasi Puisi: Tuhan, Untuk Kali Ini Saja / Dokpri @ams99">
Musikalisasi Puisi: Tuhan, Untuk Kali Ini Saja / Dokpri @ams99

Musikalisasi Puisi: Tuhan Untuk Kali Ini Saja ialah video pertama yang saya buat sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada Kompasiana terhadap puisi pertama saya yang mendapat label Artikel Utama.

Puisi ini mewakili perasaan hati dan jiwa, menembus batas waktu dalam tiga dimensi zaman mengarungi perjalanan hidup.

Judul Puisi: Tuhan, Kali Ini Saja
Karya: Ali Musri Syam Puang Antong
Titimangsa: Balikpapan, 07.07.2020
Pembaca puisi: Ali Musri Syam Puang Antong
Video Editor: Satria Effendi

Terima Kasih Telah Berkenan Menonton Musikalisasi Puisinya.
Harap Berkenan: Subscribed, Komentar dan Like.
Berikut Link Channel Youtubenya:
https://www.youtube.com/channel/UC-iF-f_zc4dH27i-UezLorg
Terima Kasih.

Berikut Link Tulisan Puisinya:
https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/5f04ab3cd541df29e031e883/tuhan-kali-ini-saja

Tuhan, Untuk Kali Ini Saja

Tuhan...
Dahulu ketika masih kanak-kanak
Aku selalu berdoa
Aku ingin menjadi pesepakbola
Doa itu hingga menjelang empat puluh tahun usia tak terijabah
Aku hanya jadi penikmat saja.

Tuhan...
Saat remaja
Aku juga pernah berdoa
Aku ingin menjadi kekasih seorang perempuan cantik dalam pandangan mata zahirku
Perempuan itu; pemeran film AADC
Doa itu keterlaluan
Aku pun hanya jadi fansnya.

Tuhan...
Kali ini aku memohon doa dan harapan
Jauhkan aku dari sifat curang, koruptif, dan manipulatif
Sebab aku tak ingin:
Hidupku tergadai oleh kepentingan semu duniawi
Pengabdianku fatamorgana
Negara dan lembagaku kolaps

Untuk kali ini saja
Aku mohon Engkau kabulkan.
Tuhan...

Balikpapan, 07.07.2020
Ali Musri Syam