Al Johan
Al Johan Administrasi

Terus belajar mencatat apa yang bisa dilihat, didengar, dipikirkan dan dirasakan. Phone/WA/Telegram : 081281830467 Email : aljohan@mail.com

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Mengunjungi Kebun Teh Tambi Wonosobo

24 November 2021   16:05 Diperbarui: 24 November 2021   16:31 234 5 1

Kali ini saya ingin mengajak pembaca untuk mengunjungi Kebun Teh Tambi di Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya kebun teh yang berada di Desa Sikatok, Tambi, yang terletak pada ketinggian 1.400-2.100 m di atas permukaan laut.

Ada dua jalur yang bisa ditempuh menuju tempat ini. Yang pertama melalui jalur Wonosobo. Yang kedua melalui jalur Temanggung. Kali ini rute yang saya tempuh adalah melalui jalur Temanggung. Kebetulan saya sedang pulang kampung mengunjungi orang tua di Ngadirejo, Temanggung.Jalurnya cukup ekstrim, tetapi pemandangan di sepanjang jalan sangat indah.

Namun demikian, ketika pulang saya juga melewati jalur Wonosobo, karena saya juga sekalian meneruskan perjalanan dengan tujuan Dieng, mau tidak mau melewati jalur Wonosobo tersebut.

Perjalanan saya dimulai dari Ngadirejo, terus menuju Jumprit, tempat mata air Sungai Progo. Setelah itu naik melalui desa Sibajag. Di jalur tersebut saat ini sudah dibangun beberapa tempat rekreasi yang ditata dengan cukup baik, di antaranya adalah Sibajag Green Canyon, sebuah tempat wisata kekinian yang menggabungkan panorama alam yang indah dengan kreatifitas berbasis lokal. Kita dapat menjelajahi pemandangan indah lereng Gunung Sindoro di atas jembatan bambu.

Dari Sibajag kita bisa langsung menuju ke Kebun Teh Tambi yang saat ini sudah ditata cukup baik. Pemandangannya sangat indah dan instagrammable. Di atas kebun dibuatkan jembatan bambu yang didisain unik dan indah. Di salah satu sudut kebun juga dibuat replika Menara Eifel dari Bambu.

Saat mengunjungi kebun ini, kita dapat melepas segala kepenatan kita. Kita bisa menghirup udara yang sejuk dan segar dan menikmati pemandangan sekitar yang sangat memanjakan mata.

Pengelolaan kebun teh sebagai tempat wisata ini melibatkan para pemuda setempat, sehingga warga sekitar mendapat manfaat langsung dari pengelolaan sebuah tempat wisata.