Andriandi Daulay
Andriandi Daulay Human Resources

Sebagai seorang Ayah dari 3 orang anak dan Abdi Negara.

Selanjutnya

Tutup

Video

Bos Kitabisa: Startup Muda yang Menemukan Jalan Kebaikan Hidup

9 Juli 2026   11:19 Diperbarui: 9 Juli 2026   11:19 313 11 6

Lewat ekosistem digital yang ia bangun, Kitabisa berhasil menjadi wadah di mana jutaan kepedulian kecil dari berbagai penjuru berbaur menjadi satu kekuatan kemanusiaan yang masif. Platform ini tidak sekadar mengumpulkan angka. Ada nyawa di balik setiap donasi. Ada harapan di balik setiap rupiah yang terkumpul.

Kitabisa menyambung napas pasien yang berjuang demi pengobatan. Mereka membuka jalan bagi anak-anak meraih beasiswa impian. Mereka menggerakkan bantuan kilat di tengah kepungan bencana. Lewat platform ini, masyarakat bahu-membahu menggalang kepedulian untuk mendirikan dan merenovasi rumah ibadah. 

Pada akhirnya, setiap bentuk kebaikan—entah itu uluran tangan kecil yang personal, hingga gerakan masif yang melibatkan banyak orang—selalu menemukan jalan keluar serta rumahnya di sini.

Nyawa utama yang membedakan Kitabisa dari platform lain adalah keterbukaan. Di sini, setiap rupiah yang didonasikan tidak pernah menjadi misteri karena semua bisa dilacak dengan mudah. Di balik setiap tombol "donasi", selalu ada cerita manusiawi yang jujur dan nyata. 

Transparansi inilah yang membuat para donatur tahu persis ke mana uang mereka mengalir dan perubahan apa yang berhasil diciptakan. Rasa tenang dan percaya itulah yang akhirnya merawat kepedulian mereka untuk terus kembali mengulurkan tangan.

Bos Kitabisa: Bisnis yang Punya Hati

Kerja keras dan dedikasi Timmy dalam membangun kewirausahaan sosial membuahkan apresiasi yang luar biasa. Lewat Kitabisa, Timmy sukses meruntuhkan stigma usang dalam dunia bisnis. Selama ini, paradigma lama mendikte kita bahwa bisnis hanyalah tentang angka di atas kertas, di mana laba bersih adalah satu-satunya dewa yang disembah. Timmy hadir untuk membalikkan narasi itu.

"Lewat Kitabisa, Timmy menunjukkan kalau bisnis modern itu punya hati."

Ini adalah pernyataan berani di tengah dunia bisnis yang sering kali dingin dan kaku. Ia menjadi bukti nyata kalau urusan mencari untung dan menolong sesama itu tidak perlu saling sikut. Dari ceritanya kita belajar, menjadi seorang pengusaha sukses sama sekali tidak mengharuskan kita membuang sisi kemanusiaan.

Startup Muda yang Menemukan Jalan Kebaikan Hidup

Setiap manusia yang lahir ke dunia selalu membawa sebuah masa depan yang ideal. Kita sering kali terjebak dalam panggung pertempuran sunyi di mana ego manusia terus mencoba mengendalikan setiap jengkal takdirnya. Kita menuntut agar segalanya berjalan persis seperti apa yang telah ditulis di atas kertas, berharap semua variabel kehidupan tunduk dalam genggaman kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4