Prof. Hendry I. Elim
Prof. Hendry I. Elim Dosen

Mr. Prof. Hendry Izaac Elim, Ph.D with New Name since 2013 as St. Elim Heaven is a simple physicist in a small island of Ambon working as a remarkable physics Professor, Leader and Consultant of Elim Advanced Technology (EAT) Laboratory under Center for Archipelago Physics (CAP), Pattimura unversity.

Selanjutnya

Tutup

Video

Keindahan Mengukir Pesan di Batu Wisata Pantai Kampung Haria: "Amazing"

18 Agustus 2026   07:26 Diperbarui: 18 Agustus 2026   07:50 172 0 0

(Sumber video pribadi) Gerbang Taman wisata Pantai Batu Pintu, Kampung Haria, Saparua.
(Sumber video pribadi) Gerbang Taman wisata Pantai Batu Pintu, Kampung Haria, Saparua.
(Foto Selfie) Dengan Bapak Nus Lewol (~87 tahun) penemu taman wisata dan pembuat Pantai Batu Pintu selama 27 Tahun.
(Foto Selfie) Dengan Bapak Nus Lewol (~87 tahun) penemu taman wisata dan pembuat Pantai Batu Pintu selama 27 Tahun.
(Foto selfie dengan camera HP sendiri) Tiang masuk sebelah kanan di Taman wisata Pantai Batu Pintu, Haria. 
(Foto selfie dengan camera HP sendiri) Tiang masuk sebelah kanan di Taman wisata Pantai Batu Pintu, Haria. 

Keindahan Mengukir Pesan di Batu Wisata Pantai Kampung Haria: "Amazing"

oleh: Prof. Hendry Izaac Elim, Ph.D (Ilmuan fisika Indonesia, Pattimura University)

Dalam perjalanan mendidik lewat program rektor universitas Pattimura Ambon, Asistensi Mengajar (AM)  pada para murid sekolah-sekolah SD dan SMP dari tanggal 11-16 Agustus 2026 di pulau Saparua yang memiliki 9 Desa  (1. Tuhaha, 2. Tiouw, 3. Ihamahu, 4. Ullath, 5. Ouw, 6. Sir sori Salam/ Sir Sori amalatu, 7. Haria/ Porto, 8. Paperu, 9. Booi) dan 1 dusun Pia yang merupakan bagian dari pulau Lease (Haruku, Saparua dan Nusa Laut (HaSaNusa)), kami 15 orang utusan para dosen dari bidang-bidang Bahasa Inggris, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mampir di kampung Haria yang letaknya di pesisir pulau Saparua setelah jam mengajar kami yaitu di waktu sore hari. 

(Selfie photo) Contoh sebuah kebahagiaan mendidik dan anak didik. 
(Selfie photo) Contoh sebuah kebahagiaan mendidik dan anak didik. 

whatsapp-image-2026-08-18-at-09-05-07-6a83ab5dc925c408162d7c94.jpeg
whatsapp-image-2026-08-18-at-09-05-07-6a83ab5dc925c408162d7c94.jpeg
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 
(Sumber : foto-foto pribadi) Cuplikan berbagai kegiatan aistensi mengajar (AM) Unpatti 2026 di Saparua. 

Surprise !!! kami akhirnya tiba di suatu tempat tersembunyi yang hanya dapat dilalui jalan setapak yang dapat di lalui mobil ukuran kecil dan motor. Jalan tersebut sekitar ~50 meter kedalam dari jalan utama kampung Haria. Menurut pendapat kami, tempat tersembunyi yang dapat meningkatkan potensi daerah pulau Saparua dari berbagai wisatawan dalam maupun luar negeri perlu dibangun jalan yang layak sepanjang ~50 meter menuju ke tempat ini. 

Berikut adalah video bagaimana secara kebetulan saya dan Dr. Pieter A. Riupassa menemukan sebuah pohon yang sangat langka, Cycas Rumpii suatu jenis pohon palem yang pendek  serta daunnya panjang dan berbuah lebat, dapat bertumbuh sendirian di anatara pohon pohon bakau diatas pantai yang berkarang di kampung Haria, pulau Saparua. Nama tempat yang indah dan tersembunyi tersebut oleh pemiliknya Pak Nus Lewol (~87 tahun) seorang pensiunan ASN yang telah bekerja keras selama ~27 tahun sendirian sejak 1999 membangun seni penulisan dan ukiran di batu-batu semen untuk setiap pesan para wisatawan yang mengunjunginya adalah: PANTAI BATU PINTU.