Opa Jappy
Opa Jappy Jurnalis

Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Video

17 Agustus 45, Jumat Legi, 17 Rakaat

18 Agustus 2026   07:45 Diperbarui: 18 Agustus 2026   07:45 476 2 1

Tangkapan Layar| Jakarta News
Tangkapan Layar| Jakarta News


Ya, pada masa itu, sisa hari setelah pernyataan Kemerdekaan Indonesia, nyaris tanpa Catatan Sejarah, namun kontras dengan 18 Agustus 1945. Riak-riak, seruan, teriakan, dan semangat Sudah Merdeka dan mempertahankan Kemerdekaan, membuat banyak keputusan PPKI diputuskan dengan cara mufakat, kebersamaan, serta mengutamakan persatuan dan kesatuan sebagai Bangsa dan Rakyat Indonesia; yang di dalamnya meniadakan kepentingan golongan dan kelompok apa pun.

Dan, mulai saat itulah, 18 Agustus 1945, para pemuka Bangsa dan Negara meletakan dasar-dasar dan tiang-tiang untuk membangun Bangsa dan Negara; yang kemudian pada masa kini disebut Negara Kesatuan Republik Indonesia.

So, pada sikon kekinian, saatnya semua anak bangsa, dari Sabang hingga Merauke serta Sangir sampai Rote, terus menerus mempertahankan dan mengisi Kemerdekaan tersebut. Itu tugas kita, Anda dan saya.

Cukuplah

Opa Jappy | Indonesia Hari Ini



Narasi Lengkap di Esai Digital Berdasarkan Artikel Opa Jappy di Kompasiana; yang digabungkan jadi satu di Jakarta News