Feddy WS
Feddy WS Dosen

Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question

Selanjutnya

Tutup

Video

'Di Balik Kaca yang Retak'

19 Januari 2026   20:57 Diperbarui: 19 Januari 2026   20:57 95 3 1

Di Balik Kaca yang Retak, Aku Menemui Diriku. Created by [Feddy WS]. Human-led, AI-assisted visual artwork.
Di Balik Kaca yang Retak, Aku Menemui Diriku. Created by [Feddy WS]. Human-led, AI-assisted visual artwork.


[Recommended Headphones or Car Audio]


Di Balik Kaca yang Retak -[YouTube]

[intro]

[verse]
Di layar terang nama kita gemilang  
Tertawa palsu di bawah sorot kamera  
Janji manis menguap saat fajar datang  
Hening menyapa saat cahaya tiada  

[pre-chorus]  
Kita cinta yang terjebak waktu  
Dipeluk berita ditinggal sendu  
Aku hidup demi tepuk semu  
Kau berlari mengejar mimpi palsu  

[chorus]  
Di balik kaca yang retak  
Kita saling lihat tak tersentuh  
Air mata jatuh tanpa jejak  
Cinta viral hati hancur luruh  
Jika dunia bertepuk riuh  
Mengapa sunyi terasa jujur  

[verse]  
Kita pernah jadi headline bergema  
Kini jadi memoar yang terlupa  
Aku belajar mencintai jiwa  
Saat namamu bukan lagi doa  

[pre-chorus]  
Kita cinta yang terjebak waktu  
Dipeluk berita ditinggal sendu  
Aku hidup demi tepuk semu  
Kau berlari mengejar mimpi palsu  

[chorus]  
Di balik kaca yang retak  
Kita saling lihat tak tersentuh  
Air mata jatuh tanpa jejak  
Cinta viral hati hancur luruh  
Jika dunia bertepuk riuh  
Mengapa sunyi terasa jujur  

[break]  

[outro]

------

Grand Concept

“Di Balik Kaca yang Retak” bercerita tentang cinta dua selebriti yang hidup di bawah sorotan kamera, di mana kebahagiaan dipoles untuk layar dan luka disembunyikan dari publik. Hubungan mereka menjadi konsumsi media—tertawa demi headline, berjanji demi citra—hingga kejujuran kehilangan ruang bernapas. Kaca yang retak melambangkan batas antara persona publik dan jiwa yang lelah: masih saling memandang, namun tak lagi bersentuhan. Ketika tepuk tangan penggemar menggema, kesepian justru berbicara paling jujur, dan saat ketenaran meredup, tokoh utama menyadari bahwa di balik gemerlap selebriti, cinta sejati hanya bisa bertahan tanpa panggung.

------

Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.