Feddy WS
Feddy WS Dosen

Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question

Selanjutnya

Tutup

Video

'Malam Minggu di Antara Kita'

24 Januari 2026   19:00 Diperbarui: 24 Januari 2026   19:06 98 2 1

Where Saturday Night Waits in Silence. Created by [Feddy WS]. Human-led, AI-assisted visual artwork.
Where Saturday Night Waits in Silence. Created by [Feddy WS]. Human-led, AI-assisted visual artwork.


[Recommended Headphones or Car Audio]

Malam Minggu di Antara Kita - [YouTube]

[intro]

[verse]  
Lampu kota berkedip perlahan  
Jam dinding berdetak perlahan  
Malam minggu datang kembali  
Membawa rindu yang tak terperi  

[verse]  
Trotoar basah sisa hujan  
Kopi dingin di genggaman  
Notifikasi kau abaikan  
Atau aku yang kau lupakan  

[pre-chorus]  
Katamu waktu akan sembuhkan  
Nyatanya cuma mengajarkan  
Cara diam tanpa harapan  

[chorus]  
Di malam minggu aku belajar sendiri  
Bahwa bahagia tak harus berdua  
Aku dan sunyi saling mengerti  
Tentang cinta yang tak pulang jua  

[verse]  
Playlist lama masih berputar  
Liriknya tahu aku gentar  
Bukan takut kehilanganmu  
Hanya belum terbiasa tanpamu  

[pre-chorus]  
Katamu waktu akan sembuhkan  
Nyatanya cuma mengajarkan  
Cara diam tanpa harapan  

[chorus]  
Di malam minggu aku berdamai  
Dengan semua yang tak tercapai  
Aku tersenyum walau perlahan  
Melepasmu tanpa kebencian  

[outro]
------

Grand Concept 

"Malam Minggu di Antara Kita" adalah refleksi sunyi tentang transisi emosional dari rindu menuju penerimaan, yang terjadi tanpa drama dan tanpa kebisingan. Lagu ini memotret satu malam minggu sebagai ruang kontemplasi, ketika kota terus bergerak sementara batin berhenti sejenak untuk berdialog dengan kehilangan. Setiap bait menghadirkan detail kecil yang intim-hujan yang baru reda, kopi yang mendingin, notifikasi yang tak dijawab-sebagai metafora relasi yang perlahan membeku. Tokoh menemukan ketenangan dalam menerima bahwa tidak semua cinta harus kembali untuk bisa selesai. Narasi bermuara pada kedewasaan emosional: berdamai dengan apa yang tak tercapai, melepaskan tanpa kebencian, dan menemukan bentuk bahagia yang lahir dari kesunyian itu sendiri.

------

Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.