Feddy WS
Feddy WS Dosen

Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question

Selanjutnya

Tutup

Video

'Kita yang Bertahan'

16 Februari 2026   02:23 Diperbarui: 16 Februari 2026   02:40 87 3 2

Kita yang Bertahan - Cahaya di Tengah Badai. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)
Kita yang Bertahan - Cahaya di Tengah Badai. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)


[Recommended Headphones or Car Audio]

Kita yang Bertahan

[intro]  

[verse]  
Di antara detak yang rapuh  
Aku berdiri menantang rindu  
Mencari arti dalam hidupku  
Pada waktu yang terus berlalu  

[verse]  
Kupeluk pagi yang terluka  
Menyapa dunia tanpa suara  
Aku belajar dari luka  
Bahwa jatuh bukan akhir cerita  

[pre-chorus]  
Saat harap hampir menyerah  
Kudengar jiwaku berkata  
Bangkitlah walau terlambat  
Kau masih punya cahaya  

[chorus]  
Kita yang bertahan di badai  
Meski lelah tak pernah usai  
Hidup bukan soal menang  
Tapi setia pada tujuan  
Di setiap nafas yang tersisa  
Ada mimpi yang ingin bernyawa  
Kita bukan sekadar ada  
Kita memilih bermakna  

[verse]  
Hari gelap datang pergi  
Menyisakan bekas di hati  
Namun luka mengajariku  
Cara mencintai diriku  

[pre-chorus]  
Jika esok tak lagi ramah  
Aku tetap melangkah  
Sebab dalam dadaku  
Ada cahaya tak padam  

[chorus]  
Kita yang bertahan di badai  
Meski lelah tak pernah usai  
Hidup bukan soal menang  
Tapi setia pada tujuan  

[outro]  

[break]  

[chorus]  
Kita yang bertahan di badai  
Meski lelah tak pernah usai  
Hidup bukan soal menang  
Tapi setia pada tujuan  
Di setiap nafas yang tersisa  
Ada mimpi yang ingin bernyawa  
Kita bukan sekadar ada  
Kita memilih bermakna

------

Core Idea

“From Storm to Light” — Perjalanan Jiwa yang Bertahan adalah inti naratif dari lagu Kita yang Bertahan. Mengisahkan seorang manusia biasa yang terluka, hampir menyerah, namun akhirnya menemukan bahwa makna hidup bukan terletak pada kemenangan, melainkan pada kesetiaan terhadap tujuan. Ini bukan tentang menjadi pemenang—ini tentang menolak runtuh. Secara emosional, cerita bergerak dari gelap menuju refleksi, lalu bangkit, hingga akhirnya menemukan cahaya. “Aku mungkin terluka, tapi aku belum selesai.” Kalimat ini menjadi jiwa lagu, memandang hidup sebagai sebuah perjalanan, bukan perlombaan. Dalam setiap nafas yang tersisa, ada harapan untuk terus melangkah. Karena pada akhirnya, bertahan adalah bentuk keberanian tertinggi.

“Hidup bukan soal menang. Tapi tentang memilih tetap bermakna.”