Gregorius Nafanu
Gregorius Nafanu Petani

Dari petani, kembali menjadi petani. Hampir separuh hidupnya, dihabiskan dalam kegiatan Community Development: bertani dan beternak, plus kegiatan peningkatan kapasitas hidup komunitas lainnya. Hidup bersama komunitas akar rumput itu sangat menyenangkan bagiku.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Monitoring Budidaya Lele: Berkunjung, Observasi Lalu Beri Tips

8 Mei 2026   12:10 Diperbarui: 8 Mei 2026   12:10 135 7 1

Penyakit seperti white spot, jamur, dan infeksi usus sering menyerang, terutama jika sanitasi kolam buruk. Ini menyebabkan kematian massal.

Bahkan ada warga yang tingkat kematian ikannya mencapai 100 persen, terutama pada saat ikan dtebar di dalam kolam mereka.

Kualitas Air Kolam

Penurunan kualitas air akibat kotoran dan sisa pakan yang menumpuk membuat lele stres, pertumbuhannya terhambat, atau mati.

Meskipun lele termasuk ikan yang bertahan di dalam air yang relatif kotor, tetap saja perlu melakukan pergantian air dengan cara mengambil 3/4 airnya lalu menambahkan yang baru.

Kurangnya Pengetahuan Teknis

Banyak pembudidaya pemula atau skala rumah tangga kurang memahami manajemen air, pemberian pakan yang tepat, dan penanganan penyakit.

Mereka memberi makan ikan sesukanya. Bahkan, ada yang ikannya puas berhari-hari. Akibatnya, sifat kanibalisme lele timbul, yang super menyerang dan memakan yang lemah.

Benih Tidak Unggul

Kesulitan lain yang dihadapi petani dalam budidaya lele adalah mendapatkan benih unggul sehingga membuat pertumbuhan lele tidak seragam dan lambat.

Petani, sahabat diskusi yang menyenangkan dan saling belajar (dok foto: Gregorius Nafanu)
Petani, sahabat diskusi yang menyenangkan dan saling belajar (dok foto: Gregorius Nafanu)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3