HiQudsStory
HiQudsStory Full Time Blogger

Akun instagram @hiquds, twitter @hi_quds

Selanjutnya

Tutup

Video

Hemat Energi Berawal dari Rumah

23 Juni 2026   19:41 Diperbarui: 23 Juni 2026   19:58 76 1 0

Pernah ngga mengalami sebuah fenomena misterius yang mendadak membuat jantung berdebar kencang di awal bulan? Bukan karena melihat penampakan makhluk halus atau cerita horor, tapi saat menatap lembar kertas tagihan listrik atau angka digital di layar HP yang membengkak drastis.

Duh penampakan ini sukses bikin jantung dan kepala sakit bersamaan. Saya menyebutnya fenomena "dompet bocor". Hal ini sering kali dianggap tidak masuk akal, padahal kalau ditelusuri jawabannya ada dalam keseharian kita sendiri.

Kebiasaan Sepele di Rumah

Seringkali kita menyalahkan tarif dasar listrik yang terus naik tanpa menyadari bahwa justru pelakunya adalah kebiasaan kecil kita sendiri. Kebiasaan sepele yang terakumulasi selama 24 jam sehari adalah bentuk kebocoran halus yang menguras isi kantong.

Beberapa contoh utama yang paling sering dilakukan antara lain:

  • Colokan Gabut. Mengisi daya baterai ponsel lalu mencabut ponselnya saja, sementara kepala charger tetap setia tertancap di stopkontak. Arus listrik tetap mengalir sia-sia dalam mode standby.
  • Lampu Tanpa Penghuni. Membiarkan lampu kamar menyala terang benderang padahal tidak ada satu pun orang di dalam ruangan tersebut, atau bahkan ada sinar matahari dari luar melalui jendela. 
  • Televisi Terabaikan. Menyalakan TV tapi untuk latar atau dikacangin. Yang ada kitanya tidur atau fokus oleh layar ponsel di tangan.
  • Air Kran. Sering kali kran air tidak ditutup dengan rapat hingga masih meneteskan air, sedangkan bak air penuh. Selain buang-buang air, juga memboroskan listrik.

Hemat energi dari rumah. Dokpri. 
Hemat energi dari rumah. Dokpri. 


Langkah Nyata Menjinakkan Tagihan

Tidak memerlukan teknologi canggih atau pengorbanan yang ekstrem untuk menjinakkan "hantu" pemborosan ini. Solusinya sangat praktis dan bisa segera diterapkan mulai hari ini dari dalam rumah kita sendiri:

 1. Cabut Colokan Nganggur. Jangan biarkan peralatan elektronik seperti charger, magic com, atau elektronik lainnya terus menghisap daya secara pasif saat tidak digunakan.

 2. Matikan Lampu Saat Kosong. Jadikan kebiasaan untuk menekan sakelar mati setiap kali meninggalkan ruangan. 

 3. Manfaatkan Cahaya Alami. Maksimalkan potensi alam dengan membuka gorden dan jendela di siang hari. Selain menghemat energi lampu, rumah juga mendapatkan limpahan pencahayaan alami gratis yang estetis—seperti mendapatkan momen golden hour gratisan setiap hari.

Dampak Nyata untuk Kantong dan Bumi

Ketika langkah-langkah kecil ini dilakukan secara konsisten, hasilnya akan langsung terasa pada akhir bulan. Penurunan grafik tagihan listrik bukan sekadar angka di atas kertas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2