Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Tantangan Pembinaan Berkelanjutan
Dibandingkan dengan musim Liga Jakarta U-17 tahun 2025 lalu, performa PSF Academy yang diturunkan pada Sabtu, 20 Juni 2026 ini, nampak lebih rendah. Tahun 2025, PSF Academy termasuk salah satu klub yang diperhitungkan.
Tentu, ada faktor yang bisa dijadikan alasan, kenapa Bina Mutiara sampai moncer mencukur gundul PSF Academy 4-0? Pertama, Bina Mutiara adalah klub pemuncak Liga Jakarta U-17 tahun 2025, dari 18 klub peserta. Kedua, sebagian pemain adalah pemain yang sama dengan musim lalu. Ketiga, chemistry di Bina Mutiara relatif terjaga dengan baik. Keempat, regenerasi di Bina Mutiara, dilakukan secara strategis.
Sebaliknya, pemain PSF Academy yang bermain tahun ini, belum pernah bermain di Liga Jakarta U-17 sebelumnya. Chemistry mereka belum terbentuk, untuk menyandang nama dan performa PSF Academy. Official sepertinya belum memiliki strategi regenerasi untuk menjaga marwah PSF Academy.
Secara kilas balik, di pekan pertama Liga Jakarta U-17, di partai ke-2, pada Sabtu, 6 Juni 2026, klub Bina Taruna FC berhadapan dengan PSF Academy. Kedudukan, 1-1. Di pekan pertama Liga Jakarta U-17, di partai ke-1, pada Sabtu, 6 Juni 2026, Bina Mutiara FC menang 1-0 atas Farama FC.
Kemenangan Bina Mutiara atas PSF Academy di pekan kedua di partai ke-10 Liga Jakarta U-17 ini, tentu saja memantapkan posisinya di puncak klasemen sementara.
Di balik kemenangan Bina Mutiara di dua pekan tersebut, sekaligus mencerminkan dua hal. Pertama, kesungguhan klub itu mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi pembinaan ini. Kedua, official klub, memiliki kesadaran untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
Kesadaran klub untuk sungguh-sungguh, itulah yang diharapkan radiobola.co.id sebagai penyelenggara. Konteksnya tentu saja untuk bersama-sama membangun ekosistem persepakbolaan di kawasan Jabodetabek.
Hal itu selaras dengan apa yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ketika meng-kick off Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur pada tahun 2025 lalu.
Jakarta, 23 Juni 2026