Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Tunas Indonesia, The Power of Team Work

30 Juni 2026   18:28 Diperbarui: 30 Juni 2026   18:28 99 2 0

Team work, serang, dan gol. Itulah tiga komponen yang menjadi substansi sepak bola. Klub Tunas Indonesia U-15, mengeksekusi ketiga komponen tersebut, dengan mengalahkan klub Toyo Haryono 4-0 dan klub Real Jakarta 3-1, hingga pekan kedua Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026.

Merajalela di Seluruh Lini  

   

Power team work klub Tunas Indonesia, kalahkan klub Toyo Haryono 4-0 di Liga Soeratin Jakarta U-15. Foto: Isson Khairul
Power team work klub Tunas Indonesia, kalahkan klub Toyo Haryono 4-0 di Liga Soeratin Jakarta U-15. Foto: Isson Khairul

Klub Tunas Indonesia U-15, memiliki barisan penyerang yang mengesankan. Selain itu, team work mereka di lapangan, terjaga dengan baik. Karena itulah, Tunas Indonesia leluasa merajalela di seluruh lini, ketika berhadapan dengan klub Toyo Haryono U-15, pada Sabtu, 27 Juni 2026 lalu di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccer Field 2, Jakarta Selatan.

Di laga pekan kedua Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 itu, Tunas Indonesia membabat habis Toyo Haryono dengan skor 4-0. Secara fisik, Toyo Haryono sesungguhnya cukup mampu mengimbangi. Namun, secara skill, Tunas Indonesia lebih berkelas.

Akibatnya, penguasaan bola, didominasi oleh Tunas Indonesia. Meski demikian, Toyo Haryono masih mampu melakukan beberapa kali serangan, namun kurang terkoordinasi dengan baik. Dengan mudah dipatahkan pertahanan belakang Tunas Indonesia, yang sebenarnya tidak kuat-kuat amat.

Toyo Haryono selaku pelatih klub Toyo Haryono U-15, menyadari kelemahan pasukannya. "Performa team kami, memang belum maksimal. Salah satu kendalanya, banyak pemain yang absen saat latihan. Akibat lanjutannya, kekompakan team belum terbangun," ungkap Toyo Haryono, setelah laga usai.

Sebaliknya, coach Harry Abrian dari Tunas Indonesia, lebih fokus pada penyerangan. Ia menyadari kekuatan skill individual pasukannya yang ditempatkan di lini depan. Strategi menyerang bertibu-tubi itulah yang membuahkan gol demi gol.

Roni Septian menjadi pencetak gol pertama di menit ke-27 babak pertama. Kemudian, Danish Saliman mencetak gol kedua, pada menit ke-36, tak lama setelah memasuki babak kedua. Lalu, dilanjutkan dengan gol ketiga oleh Andrian Fadillah di menit ke-42. Gol keempat diciptakan pemain cadangan Muhammad Prayogo di menit ke-54.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2