Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Team work, serang, dan gol. Itulah tiga komponen yang menjadi substansi sepak bola. Klub Tunas Indonesia U-15, mengeksekusi ketiga komponen tersebut, dengan mengalahkan klub Toyo Haryono 4-0 dan klub Real Jakarta 3-1, hingga pekan kedua Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026.
Merajalela di Seluruh Lini

Klub Tunas Indonesia U-15, memiliki barisan penyerang yang mengesankan. Selain itu, team work mereka di lapangan, terjaga dengan baik. Karena itulah, Tunas Indonesia leluasa merajalela di seluruh lini, ketika berhadapan dengan klub Toyo Haryono U-15, pada Sabtu, 27 Juni 2026 lalu di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccer Field 2, Jakarta Selatan.
Di laga pekan kedua Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 itu, Tunas Indonesia membabat habis Toyo Haryono dengan skor 4-0. Secara fisik, Toyo Haryono sesungguhnya cukup mampu mengimbangi. Namun, secara skill, Tunas Indonesia lebih berkelas.
Akibatnya, penguasaan bola, didominasi oleh Tunas Indonesia. Meski demikian, Toyo Haryono masih mampu melakukan beberapa kali serangan, namun kurang terkoordinasi dengan baik. Dengan mudah dipatahkan pertahanan belakang Tunas Indonesia, yang sebenarnya tidak kuat-kuat amat.
Toyo Haryono selaku pelatih klub Toyo Haryono U-15, menyadari kelemahan pasukannya. "Performa team kami, memang belum maksimal. Salah satu kendalanya, banyak pemain yang absen saat latihan. Akibat lanjutannya, kekompakan team belum terbangun," ungkap Toyo Haryono, setelah laga usai.
Sebaliknya, coach Harry Abrian dari Tunas Indonesia, lebih fokus pada penyerangan. Ia menyadari kekuatan skill individual pasukannya yang ditempatkan di lini depan. Strategi menyerang bertibu-tubi itulah yang membuahkan gol demi gol.
Roni Septian menjadi pencetak gol pertama di menit ke-27 babak pertama. Kemudian, Danish Saliman mencetak gol kedua, pada menit ke-36, tak lama setelah memasuki babak kedua. Lalu, dilanjutkan dengan gol ketiga oleh Andrian Fadillah di menit ke-42. Gol keempat diciptakan pemain cadangan Muhammad Prayogo di menit ke-54.
Barisan penyerang dan the power of team work Tunas Indonesia, sebenarnya sudah kelihatan ketika klub ini mengalahkan klub Real Jakarta FC, dengan skor 3-1. Laga partai ketiga pekan pertama ini, berlangsung di lapangan sintetis Pancoran Soccer Field 1, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juni 2026 lalu.
Di laga ini, Danish Saliman moncer banget. Ia mencetak 2 gol, pada menit ke-26 dan menit ke-37. Gol ketiga, diciptakan Zhaky Mubarok di menit ke-36. Sementara, gol balasan dari Real Jakarta, diciptakan Fadly Widya pada menit ke-29.
Siap Berlaga, Siap Menang
Dari realitas laga dengan Toyo Haryono dan Real Jakarta tersebut, kita bisa mencermati, betapa Tunas Indonesia menjadi klub yang concern pada pembinaan. Energi coach Harry Abrian tak lagi tersita oleh urusan kelengkapan pemain untuk latihan.
Dengan demikian, komitmen pemain dan orang tua pemain, adalah landasan penting bagi pembinaan pesepakbola usia muda. Kita tahu, anak-anak usia U-15 tentulah masih sepenuhnya bergantung pada orang tua masing-masing. Tanpa dukungan orang tua, mereka tentu tak kan tiba di lapangan tepat waktu untuk latihan.
Kendala tersebut agaknya sudah teratasi di Tunas Indonesia. Dengan pemain yang lengkap saat latihan, coach Harry Abrian leluasa memberikan materi latihan individual serta materi kelompok. Sebaliknya, tiap pemain mendapat kesempatan untuk mengasah potensi diri masing-masing.
Dalam hal ini, Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 sekaligus menjadi momentum bagi tiap klub peserta untuk membenahi berbagai aspek, demi lahirnya talenta-talenta muda sepak bola. Melalui kompetisi pembinaan ini, radiobola.co.id sebagai penyelenggara, mengajak klub-klub peserta untuk sama-sama berbenah.
Konteksnya, tentu saja untuk bersama membangun ekosistem persepakbolaan di Jakarta khususnya, serta kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) umumnya. Liga Soeratin Jakarta U-15 ini diikuti oleh 16 klub dari Jabodetabek.
Ke-16 klub itu dibagi ke dalam dua grup, yaitu 8 klub di Grup Barat dan 8 klub di Grup Timur. Tunas Indonesia, Toyo Haryono, dan Real Jakarta berada di Grup Barat. Per 28 Juni 2026, Tunas Indonesia dan PSF Academy sama-sama berada di puncak klasemen sementara, dengan sama-sama meraih poin 6.
Masih sangat terbuka kemungkinan untuk pergerakan klasemen. Karena, Liga Soeratin Jakarta U-15 ini berlangsung di rentang waktu yang panjang, dari Juni hingga November mendatang, meliputi total 127 kali pertandingan.
Jakarta, 30 Juni 2026