Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Waktu begitu cepat berlalu. Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, sudah memasuki pekan ke-3. Hingga Minggu, 5 Juli 2026 lalu, sudah 24 partai laga digelar di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan. Persaingan sudah makin sengit.
Bina Mutiara dan Batavia Jadi Pemuncak

Peta persaingan antar 16 klub peserta Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, secara keseluruhan bisa kita cermati di klasemen sementara. Oh, ya, ke-16 klub tersebut, dibagi ke dalam 2 grup, yaitu Grup Merah dan Grup Putih, yang masing-masing terdiri dari 8 klub.
Grup Merah diisi oleh klub Bina Mutiara, Tunas Betawi, Mavericks, Farama, Bina Taruna, Nawasena, PSF Academy, dan Putra Sejati. Grup Putih diisi oleh klub Batavia, BTC, Putra Nusantara, Diklat ISA, Bintang Ragunan, Pemuda Jaya, Satria Sanggeni, dan Toyo Haryono.
Keberadaan klub di dalam grup tersebut, ditentukan berdasarkan undian, sebelum laga pertama digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026. Secara domisili, ke-16 klub U-17 itu, berasal dari seputar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Laga dilakukan tiap 2 pekan, pada Sabtu dan Minggu. Mengacu kepada kategori usia, tiap laga berlangsung dengan durasi 2 kali 35 menit. Dengan demikian, para pemain yang ber-status pelajar ini, masih leluasa mengatur jadwal latihan dan pertandingan, dengan berbagai aktivitas sekolah masing-masing.
Bagaimanapun juga, sekolah tetaplah yang utama. Dalam hal ini, sepak bola merupakan aktivitas pilihan untuk mengembangkan potensi diri. "Melalui sepak bola, setidaknya, mereka bisa mengembangkan bakat serta meminimalisir gangguan-gangguan negatif dalam pergaulan sehari-hari," ujar Yosef Erwiyantoro dari radiobola.co.id, yang menjadi penyelenggara Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026.
Sejauh ini, hingga pekan ke-3, Bina Mutiara sudah menjalani 3 kali laga, yaitu melawan Farama pada Sabtu, 6 Juni 2026, melawan PSF Academy pada Sabtu, 20 Juni 2026, dan melawan Mavericks pada Minggu, 5 Juli 2026. Bina Mutiara memenangkan ke-3 laga tersebut, hingga berhasil tampil sebagai pemuncak Grup Merah.
Batavia juga sukses memenangkan ke-3 laga secara berturut-turut dalam 3 pekan, dengan mengalahkan Satria Sanggeni pada Minggu, 7 Juni 2026, kalahkan Putra Nusantara, pada Minggu, 21 Juni 2026, dan tumbangkan Diklat ISA, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Demikian demikian, Batavia menjadi pemuncak Grup Putih.
Dari Sekolah Sepak Bola
Oh, ya, ke-16 klub peserta tersebut, berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berada di seputar Jabodetabek. Pertumbuhan SSB lumayan pesat, diperkirakan jumlahnya sudah mencapai ratusan. Ini menjadi penanda bahwa sepak bola adalah salah satu bidang pengembangan bakat yang digemari masyarakat.
Di tiap laga berlangsung pada Sabtu dan Minggu, orang tua para pemain dengan suka-ria mengantarkan anak-anak mereka bertanding. Mereka membawa camilan dan makanan. Interaksi antar orang tua pemain di tribun penonton Pancoran Soccer Field, menciptakan suasana guyub yang meriah.
Dengan kata lain, Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, bukan sebatas pertandingan sepak bola. Tapi, adalah kompetisi pembinaan yang mewadahi anak-anak mengembangkan potensi diri masing-masing melalui sepak bola. Hal itu di-support orang tua mereka.
Karena konteks itulah, Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta, memberi perhatian khusus pada kompetisi pembinaan ini. Ketika pertama digulirkan pada tahun 2025 lalu, liga ini diikuti oleh 18 klub. Saat itu, Liga U-17 ini berlangsung sejak April hingga November 2025.
Tahun 2026 ini, dengan 16 klub peserta, Liga U-17 diagendakan berlangsung dari Juni hingga November 2026. Pramono Anung ketika melakukan kick off pada opening Liga U-17 tahun 2025, mengungkapkan, "Semoga dari liga ini, lahir pemain-pemain berbakat, yang kelak akan diterjunkan di Pekan Olahraga Nasional (PON)."
Harapan Pramono Anung tersebut, tentu saja tidak berlebihan. Karena, sejumlah pemain alumni Liga U-17 tahun 2025, sudah direkrut oleh berbagai klub Elite Pro Academy. Mereka bisa mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan.
Untuk mencermati potensi diri tiap pemain di tiap klub, Yosef Erwiyantoro dari radiobola.co.id, yang menjadi penyelenggara liga ini, menurunkan team talen, yang terdiri dari Tias Tano Taufik, Maman Suryaman, Patar Tambunan, dan Berti Tutuarima.
Mereka adalah para legenda sepak bola nasional yang sudah terbukti berprestasi. Team talen tersebut mencermati tiap pemain dari tiap klub di tiap laga, untuk mendapatkan pemain-pemain berbakat, dalam konteks untuk membangun ekosistem persepakbolaan di DKI Jakarta.
Untuk mendapatkan atensi yang lebih luas dari publik, Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 ini, ditayangkan secara live streaming di kanal YouTube Liga Muda Indonesia dan Nusantara TV. Dalam hal ini, Liga U-17 berkolaborasi dengan Avatara, yang memang memiliki kompetensi di dunia broadcasting.
Jakarta, 14 Juli 2026