Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Pekan ke-5 Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, menjadi momen baik bagi klub Diklat ISA. Pada Sabtu, 1 Agustus 2026 lalu, Diklat ISA kembali meraih ranking ke-2, rekor tertinggi yang pernah dicapai Diklat ISA dalam Grup Putih Liga Jakarta U-17.

Dalam klasemen sementara Grup Putih, kita bisa mencermati, Diklat ISA berada di ranking ke-2, dengan raihan poin 12, sama dengan jumlah poin yang dimiliki klub Batavia FC, yang berada di rangking ke-1. Bedanya, Batavia sudah mencetak 13 gol, sementara Diklat ISA baru mencetak 10 gol.
Bedanya lagi, Batavia sudah mengalahkan Diklat ISA, dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-3 pada Sabtu, 4 Juli 2026. Di laga ini, Destha Adhitya, kapten Diklat ISA, menjebol gawang Batavia duluan, pada menit ke-13. Raditya Rizky dari Batavia membalasnya pada menit ke-22.
Kemudian, di menit ke-34, Habil Gaza Maulidyan menjadikan kedudukan 2-1 untuk Batavia, hingga laga usai. Praktis, di laga berdurasi 2 kali 35 ini, kedua klub mencetak gol di babak pertama. Di babak kedua, serang-menyerang sama sekali tidak membuahkan gol.
Pada laga pekan ke-5 pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Diklat ISA menunjukkan taring mereka, dengan mengalahkan klub Bintang Ragunan, dengan skor 2-0. Kemenangan Diklat ISA ini, tak diraih dengan mudah, karena perlawanan sengit dari Bintang Ragunan.
Baru di menit ke-39 babak kedua, Rio Ferdinand dari Diklat ISA mampu menjebol gawang Bintang Ragunan. Dan, baru di menit ke-58, Khalid Ikramullah menjadikan kedudukan 2-0 untuk Diklat ISA. Meski akhirnya Bintang Ragunan kalah, tapi mereka telah menunjukkan permainan yang mengesankan.
Kemenangan atas Bintang Ragunan ini, membuat Diklat ISA kembali ke ranking ke-2. Di pekan pertama, pada Minggu, 7 Juni 2026, Diklat ISA langsung bertengger di ranking ke-2, setelah mengalahkan klub Toyo Haryono FC, 1-0.
Di pekan kedua, pada Minggu, 21 Juni 2026, Diklat ISA berhasil mempertahankan posisinya di ranking ke-2, setelah mengalahkan klub Satria Sanggeni, dengan skor 4-3.
Kekalahan Diklat ISA 1-2 dari Batavia pada pekan ke-3 pada Sabtu, 4 Juli 2026, membuat Diklat ISA terlempar ke ranking ke-4. Selama 5 pekan Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 berlangsung, baru kali ini Diklat ISA mengalami kekalahan.
Pada pekan ke-4 pada Sabtu, 18 Juli 2026, Diklat ISA memetik kemenangan dengan mengalahkan klub BTC dengan skor 2-1. Kemenangan atas BTC ini, membuat Diklat ISA naik satu peringkat, yaitu ke ranking ke-3.
Dalam konteks kompetisi pembinaan Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, nampak jelas, bahwa Diklat ISA mengikuti kompetisi ini dengan sungguh-sungguh. Mereka bukan hanya intens berlatih, tapi juga mengembangkan taktik strategi, dengan mencermati peta persaingan yang berlangsung di Grup Putih.
Dari 8 klub yang tergabung dalam Grup Putih, hanya Diklat ISA dan Batavia yang baru sama-sama 1 kali mengalami kekalahan. 6 klub lainnya sudah kalah lebih dari 1 kali. Diklat ISA dikalahkan Batavia, sementara Batavia dikalahkan klub Pemuda Jaya dengan skor 1-0, pada pekan ke-5 pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Dalam hal Diklat ISA, kebangkitan kembali ke ranking ke-2 ini, tentulah merupakan tantangan tersendiri. Dua pekan terlempar dari capaian tertingginya, lalu berhasil bangkit, tentu membutuhkan daya juang yang lebih untuk menjaga performa selanjutnya.
Jakarta, 5 Agustus 2026