Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Ilias Isak, Pemain Maroko-Denmark di Liga Soeratin Jakarta U-15

9 Oktober 2026   09:12 Diperbarui: 9 Oktober 2026   09:12 289 2 0

Ilias Isak tampil gemilang di Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Ia pemain berdarah Maroko, Afrika Utara, dengan kewarganegaraan Denmark, Eropa Utara bagian selatan-tengah. Pada Minggu, 4 Oktober 2026 kemarin, Ilias Isak yang bermain di klub Tunas Indonesia, menyarangkan 2 dari 9 gol ke gawang klub Toyo Haryono.

Eits, jangan salah, Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026, juga bertabur pemain berkewarganegaraan asing. Ilias Isak hanya salah seorang di antaranya. Ada juga Nathaniel Alexander Akbar, warga negara Inggris, dari klub PSF Academy.

Ilias Isak, pemain Maroko-Denmark di Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul
Ilias Isak, pemain Maroko-Denmark di Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul

Ada lagi Shinichi Fujita dan Toma Mitsuishi, keduanya warga negara Jepang, dari klub Batavia FC. Ada pula Ahmed Muhab Muhamad, warga negara Sudan, timur laut benua Afrika. Mereka adalah anak-anak kategori usia U-15, yang bermukim di Indonesia, karena orang tua mereka sedang beraktivitas di negeri ini.

Karena mereka meminati sepak bola, juga karena motivasi dari orang tua masing-masing, mereka bergabung dengan klub-klub usia muda, khususnya yang ada di seputaran Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ilias Isak, misalnya. Saat ini, ia tercatat sebagai siswa Grade 7 di Jakarta International School. Ia bergabung dengan klub sepak bola Tunas Indonesia, salah satu dari 16 klub peserta Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026.

Bersama Tunas Indonesia, Ilias Isak tumbuh dan berkembang dengan rekan-rekannya dalam aktivitas sepak bola. Jika di Jakarta International School, ia berinteraksi dengan rekan-rekan seusia dari berbagai negara di dunia, di Tunas Indonesia yang dominan adalah anak-anak Indonesia, dari berbagai latar etnik Indonesia.

Semua itu tentu saja memperkaya ruang batin Ilias Isak, yang memang sejak dini sudah hidup lintas negara. Ia lahir di Swedia, di Semenanjung Skandinavia, Eropa Utara. Orang tuanya berasal dari Maroko. Kewarganegaraannya, Denmark.

Keterlibatannya dengan sepak bola, benar-benar sejak dini. Terutama, karena sang ayah, Hakim Akhboubouch, merupakan sosok yang sangat berpengalaman dalam dunia kepelatihan sepak bola. Hakim Akhboubouch, antara lain, pernah menjadi pelatih di klub-klub Swedia, seperti Vasalund dan Sollentuna. Serta di Akropolis, Denmark.

Dengan demikian, keberadaan Ilias Isak, tentu saja menjadi bagian dari keasyikan tersendiri di lingkungan klub Tunas Indonesia. Ilias Isak mengaku diterima dengan baik oleh rekan-rekannya, demikian pula sebaliknya.

Suasana yang menyenangkan di Tunas Indonesia, membuat skill-nya terus tumbuh dan berkembang. Pada Minggu, 4 Oktober 2026 kemarin, Ilias Isak menyarangkan 2 dari 9 gol Tunas Indonesia ke gawang klub Toyo Haryono di lapangan sintetis 1 Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan.

Kemenangan Tunas Indonesia atas Toyo Haryono, menjadi 10-0, karena ada tambahan 1 gol bunuh diri dari pemain lawan. Yang mengesankan, Ilias Isak merupakan pemain asing pertama yang mencetak gol di Liga Soeratin Jakarta U-15 ini.

Ia menilai, semua itu terjadi, karena team work yang kuat dalam Tunas Indonesia. Secara keseluruhan, dalam 9 pertandingan selama 9 pekan, Tunas Indonesia mencatatkan 5 kali kemenangan, 1 kali seri, dan 3 kali kalah.

Atas performa tersebut, Tunas Indonesia selama 4 pekan berturut-turut, sejak Minggu, 23 Agustus 2026 hingga Minggu, 4 Oktober 2026, klub ini stabil di ranking 4 dengan raihan 16 poin. Tantangan ke depan, tentulah lebih sengit, karena saat ini pertandingan baru memasuki laga ke-72 dari total 252 pertandingan yang sudah diagendakan, sejak kick off pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Jakarta, 9 Oktober 2026

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2